Raja Golf Dunia Arnold Palmer Tutup Usia

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Selasa, 27/09/2016 02:55 WIB
Raja Golf Dunia Arnold Palmer Tutup Usia Arnold Palmer raja golf dunia meninggal dunia pada usia 87 tahun. (Andrew Redington/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arnold Palmer, atau yang dikenal sebagai Raja Golf, meninggal dunia dii usia ke-87 tahun. Seperti diberitakan CNN, Palmer meninggal pada Minggu (25/9) malam di Rumah Sakit Pittsburgh ketika menunggu operasi jantung.

Palmer  memiliki peran besar  dalam mempopulerkan olahraga golf di dunia. Ia memenangkan lebih dari 90 turnamen golf, termasuk empat kali turnamen Masters, Amerika Terbuka 1960, serta Inggris Terbuka 1961 dan 1962. Palmer juga menjadi orang pertama yang menghasilkan 1 juta dolar dari olahraga golf.

"Saya ingin diingat sebagai orang yang telah membawa golf kepada masyarakat dunia," katanya pada 2012 silam. "Para pemain golf sekarang tak lagi memiliki batasan."

Ia bersama dua rivalnya, Garry Player dan Jack Nicklaus, atau yang biasa disebut 'Big Three', membantu memperkenalkan golf ke berbagai belahan dunia pada 1960-an. Sampai akhirnya golf merambah dunia televisi, menghasilkan uang, dan menggaet sponsor.

"Dia membawa golf ke tingkat yang lebih tinggi," tulis Nicklaus dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip dari CNN.

"Kami selalu saling mendukung. Kami selalu ada untuk saling melengkapi. Itu tidak pernah berubah. Dia adalah raja dari olahraga ini dan akan selalu begitu."
Setelah belajar bermain golf di usia 4 tahun, Palmer tak pernah berhenti bermain golf.

"Ketika saya masih seorang bocah yang belajar bermain golf di kampung halaman saya di Latrobe, Pennsylvania, saya tidak pernah membayangkan orang-orang menyebut saya 'The King' dari olahraga yang saya cintai," ucap Palmer.

Tak hanya dikenal sebagai pegolf andal, Palmer juga dikenal sebagai sosok yang berpenampilan menarik dan pandai memilih gaya busana. Di sebuah majalah internasional, ia pernah masuk ke dalam kategori 50 pria paling bergaya dalam 50 tahun terakhir.

"(Berpenampilan menarik) itu bukan sesuatu yang saya rencanankan," ucapnya. "Saya suka celana saya terlihat rapih, sepatu saya bersinar setelah dipoles, dengan kemeja berkerah."

Kepergian Palmer pun memberikan duka yang mendalam bagi generasi penerusnya, tak terkecuali Tiger Woods.

"Terima kasih Arnold untuk persahabatan yang engkau jalin, nasehat, dan tawa. Kerendahan hatimu adalah bagian dari legenda. Sulit membayangkan golf tanpa Anda," tutur Woods melalui cuitan twitter pribadinya.


(bac)