Melakukan Penganiayaan, Diego Michiels Dipecat PBFC

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Kamis, 17/11/2016 06:50 WIB
Bek naturalisasi Diego Michiels ditahan di Mapolresta Samarinda karena kasus penganiayaan terhadap manajer sebuah kelab malam di Samarinda. Diego Michiels (kanan) didepak PBFC lantaran melakukan tindak kekerasan di sebuah kelab malam. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Diego Michiels seolah tak pernah kapok berulah. Setelah menendang penyerang Semen Padang Marcel Sacramento pada laga lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC) A, (11/11), ia kembali melakukan tindak kekerasan.

Diego dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap manajer sebuah kelab malam di Samarinda, Rabu (16/11) dini hari, pukul 02.30 Wita.

Akibat perbuatannya itu, Diego langsung dipecat manajamen Pusamania Borneo FC (PBFC). Pemecatan tersebut dibenarkan oleh Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin, seperti dilansir Antara.


"Ya, benar. Setelah melakukan berbagai pertimbangan, kami memutuskan mengistirahatkan dia hingga akhir musim," kata Nabil Husein dalam keterangan resminya di Samarinda, Rabu (16/11).

Nabil mengaku berat memutus kerja sama dengan pemain yang sudah mencatat 21 kali penampilan bersama PBFC di ajang ISC 2016.

"Jujur ini keputusan yang berat, dia salah satu pemain yang saya andalkan untuk membuat tim ini berprestasi. Tapi, inilah sepak bola profesional," katanya.

Sementara manajer PBFC Danilo Fernando enggan mengomentari tindak kekerasan yang dilakukan bek naturalisasi Timnas Indonesia tersebut.

"Manajemen sudah memutus kontrak Diego, jadi kami tidak bisa mengomentari masalah yang menimpanya. Masalah Diego tidak ada hubungannya dengan klub ini, kami latihan seperti biasa," ucap Danilo seperti dikutip Antara.

Soal kasusnya penganiayaan di sebuah kelab malam, kepala Bagian Humas Polresta Samarinda Iptu Haris mengungkapkan Diego dilaporkan ke polisi karena menganiaya salah satu manajer kelab malam di Samarinda.

"Kami menerima laporan pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.30 Wita. DM dilaporkan melakukan tindakan penganiayaan oleh salah satu korban yang merupakan manajer sebuah tempat hiburan," jelasnya.

Ia menjelaskan peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di sebuah tempat hiburan di Jalan Panglima Batur Samarinda.

"Saat itu korban mengaku sedang berbincang dengan salah satu rekannya yang juga teman dari DM. Namun, mungkin karena terjadi salah komunikasi terlapor melakukan tindakan kekerasan dengan menanduk pelipis korban hingga mengakibatkan luka sobek," katanya.

Dari laporan itu, polisi telah memanggil DM untuk diminta keterangan dan pemain itu juga ditahan di Mapolresta Samarinda.

Kiprah Diego Michiels di klub yang bermarkas di Stadion Segiri Samarinda itu memang belum lama. Sebelumnya dia menjadi salah satu andalan tim Mitra Kukar dalam beberapa musim Indonesia Super League (ISL). (har)