Thailand Efektif, 4 dari 5 Tembakan Tepat Sasaran Jadi Gol

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Jumat, 09/12/2016 13:21 WIB
Myanmar terus menekan Thailand dan menciptakan berbagai peluang emas. Tapi pada akhirnya Thailand lah yang menang dengan skor 4-0. Timnas Thailand mengempaskan Myanmar 4-0 di leg kedua semifinal Piala AFF 2016. (AFP PHOTO / LILLIAN SUWANRUMPHA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim nasional Thailand kembali membuktikan ketajaman di depan gawang. Selain menjadi kesebelasan paling subur di Piala AFF 2016 dengan mencetak 12 gol dari lima pertandingan, tim dengan julukan Gajah Perang itu pun memperlihatkan efektvitas mereka dalam mengubah peluang menjadi gol.

Hal ini terlihat pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2016 melawan Myanmar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Kamis (8/12). Thailand sukses menyarangkan empat gol hanya melalui lima tembakan tepat sasaran mereka sepanjang 90 menit pertandingan (berdasarkan data situs resmi Piala AFF).

Thailand sendiri menciptakan total 10 peluang dalam laga semalam. Sementara itu Myanmar sembilan tembakan dengan hanya tiga di antaranya mengarah ke gawang.


Pada akhirnya, ketajaman ini lah yang menjadi pembeda kedua tim pada laga tadi malam.

Myanmar yang bertanding di markas lawan menampilkan permainan spartan dan terus menyerang. Bahkan, mereka memaksa penjaga gawang Thailand, Kawin Thamsatchanan, dua kali melakukan penyelamatan gemilang dalam posisi tertinggal 0-1.

Myanmar juga sempat menggetarkan tiang gawang Kawin lewat sepakan jarak jauh Than Paing di awal babak kedua. Tapi pada akhirnya, Myanmar gagal sama sekali menyarangkan bola ke gawang Thailand.

Permainan apik Myanmar itu pun diakui Pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang. Kiatisuk menyatakan lawannya itu telah memberikan tekanan pada para pemain Gajah Perang.

Sarawut Masuk mencetak gol pertama lewat sundulan di menit ke-33, memanfaatkan umpan silang bek kiri, Theerathon Bunmathan.

Di menit ke-65, Sarawut yang menerobos ke kotak penalti dijatuhkan oleh Yan Aung Kyaw sehingga Thailand mendapatkan penalti yang berbuah gol kedua. Thailand kemudian menambah keunggulan lewat gol Siroch Chatthong dan Chanathip Songkrasin.

Pelatih Myanmar Gerd Zeise juga menyebut dirinya kecewa kalah dengan selisih gol sebanyak itu.

"Kami memiliki banyak peluang, tapi kami tak bisa menyelesaikannya," kata Zeise, seperti dikutip dari Football Channel Asia.

"Kami punya banyak pemain muda, dengan enam pemain berusia di bawah 20 tahun. Para pemain mendapatkan banyak pengalaman dari turnamen ini. Dua tahun ke depan kami akan berkembang lebih jauh dan jika kami bisa memperbaiki kesalahan kami, kami akan jadi tim yang lebih baik." (vws)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK