logo CNN Indonesia

Menpora Puji Dua Perempuan Pendaki Lima 'Atap' Dunia

, CNN Indonesia
Menpora Puji Dua Perempuan Pendaki Lima 'Atap' Dunia
Jakarta, CNN Indonesia -- Keberhasilan dua pendaki putri Indonesia, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menjejakkan kaki ke lima puncak gunung tertinggi di dunia diapresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Kedua perempuan yang baru berusia 23 tahun itu dipuji langsung oleh Imam saat mereka bertemu dalam satu kesempatan resmi di Jakarta, Selasa (24/1) sore.

Fransiska dan Mathilda--yang masih terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Parahyangan, Bandung--berhasil mencapai puncak tertinggi di Benua Antartika, gunung Vinson Massif (4892mdpl) pada 4 Januari 2017 lalu. Keduanya pun dengan bangga mengibarkan bendera Merah Putih di sana.


Mereka pun menjadi pendaki putri pertama dari Indonesia yang mencapai puncak tertinggi di Kutub Selatan tersebut.
 
"Apa yang kalian capai dengan berhasil mencapai puncak tertinggi Gunung Vinson Massif di Benua Antartika sangatlah luar biasa," kata Imam dalam sambutannya untuk Fransiska dan Mathilda di Gedung BRI, Jakarta seperti dikutip dari rilis Kemenpora. "Apalagi kalian menjadi 'Srikandi' pertama Indonesia yang berhasil mencapai puncak tersebut."

"Pemerintah ke depan insya Allah akan memberikan support kepada para pendaki yang menjadi inspirasi pemuda dan pemudi di seluruh Indonesia," sambung Imam.

Dalam pertemuan tersebut, Fransiska dan Mathilda pun bercerita tentang perjalanan mereka secara singkat kepada Menpora.

Mathilda mengungkapkan tantangan terbesar dalam pendakian tersebut adalah kemampuan untuk bisa menjaga stamina dan semangat yang ada dalam diri kita sendiri.


"Untuk mencapai puncak banyak sekali tantangan yang harus kita lewati, dengan beban yang harus saya bawa seberat 50 kg, saya terus menyemangati diri saya bahwa yakin bisa mencapai puncak, meskipun saat itu kondisi cuaca  minus 33 derajat celcius," ujar Mathilda.

Vinson Massif adalah gunung kelima yang tertinggi dunia yang mampu didaki Fransiska dan Mathilda. Keduanya memang dalam misi menjadi pendaki tujuh puncak tertinggi dunia (seven summiter).

Sebelum mendaki Vinson Massif, kedua mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional FISIP Unpar itu sudah menggapai puncak Carstensz Pyramid (4.884m) di Papua pada 13 Agustus 2014 dan Gunung Elbrus (5.642m) di Rusia pada 15 Mei 2015.

Kemudian keberhasilan mereka dilanjutkan ke Gunung Kilimanjaro (5.895m) di Tanzania pada 24 Mei 2015, serta Gunung Aconcagua (6.962m) di Argentina pada 1 Februari 2016.

Tersisa dua puncak lagi bagi Fransiska dan Mathilda untuk menyukseskan misi seven summits yakni Gunung Everest (8.848m) di Nepal dan Denali (6.194m) di Alaska.

Baca perjalanan mereka dalam Perempuan Indonesia di Atap Dunia

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video