Gavin Kwan Adsit sering telat turun membantu pertahanan. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Lihat juga:Bonus Sama Rata untuk Timnas Indonesia U-22 |
Di balik kelebihannya, kekurangan Gavin adalah masih kurang disiplin kembali ke posnya ketika maju membantu menyerang.
Rezaldi Hehanusa: 7,5
Rezaldi Hehanusa salah satu pemain konsisten di Timnas Indonesia U-22. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN) |
Satu-satunya gol yang ia cetak ke gawang Myanmar pada laga terakhir jadi nilai lebihnya. Gol itu memupus peluang Myanmar menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal 1-2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
I Putu Gede bersaing ketat dengan Gavin Kwan Adsit. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H.) |
Putu Gede memiliki intersep yang bagus sebagai bek sayap. Namun, ia juga masih kerap melakukan kecerobohan sehingga memberikan penyerang lawan tendangan bebas.
Peran Evan Dimas di lini tengah sulit digantikan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Evan Dimas termasuk pemain yang nyaris selalu dimainkan Milla sebagai starter. Satu-satunya ia absen ialah saat Garuda Muda melawan Vietnam karena akumulasi kartu kuning.
Muhammad Hargianto: 7,5
Muhammad Hargianto dan Evan Dimas ibarat dua keping mata uang yang tak bisa dipisahkan. Perannya selalu melapisi Evan Dimas di lini tengah.
Dalam situasi kehilangan bola, Hargianto lah yang selalu rajin mengejar bola merebut kembali penguasaan. Bola kemudian diarahkan kepada Evan Dimas untuk dialirkan lagi ke lini depan dari sisi sayap maupun tengah.
Staminanya yang cukup prima jadi modal utama. Namun, salah satu kelemahannya adalah permainannya yang kadang keras kerap membuatnya melakukan pelanggaran.
Hanif Sjahbandi: 6,5
Hanif Sjahbandi termasuk menjadi pelapis Hargianto yang kerap dimainkan. Ia juga sukses menggantikan Evan Dimas saat lawan Vietnam untuk menjaga lini tengah Timnas Indonesia.
Namun, kemampuan Hanif dalam menguasai bola tak cukup kuat sehingga bola kerap lepas dari kakinya. Ia juga masih sering membuat pelanggaran.
Asnawi Mangkualam: 6
Satu lagi pelapis Hargianto adalah Asnawi Mangkualam Bahar. Performanya tidak terlalu menonjol karena hanya dua kali dimainkan dari bangku cadangan.
Septian David: 8
Septian David Maulana sukses membuktikan kualitasnya di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Septian David total mencetak tiga gol dan merupakan pendetak gol terbanyak di Garuda Muda. Salah satu assist terbaiknya adalah umpan silang ke Marinus Wanewar yang berbuah satu-satunya gol ke gawang Timor Leste
Febri Hariyadi: 7
Febri Hariyadi termasuk pemain yang sering kali membuat bek sayap lawan kesulitan. Kemampuan individu dalam menggiring bola dan kecepatannya menjadi senjata andalan.
Umpan-umpannya yang akurat pun amat membahayakan pertahanan lawan dari sisi sayap. Meski demikian, Febri kerap terlalu memaksakan untuk membawa bola ke pertahanan lawan.
Gavin Kwan Adsit sering telat turun membantu pertahanan. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Rezaldi Hehanusa salah satu pemain konsisten di Timnas Indonesia U-22. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN)
I Putu Gede bersaing ketat dengan Gavin Kwan Adsit. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H.)
Peran Evan Dimas di lini tengah sulit digantikan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Septian David Maulana sukses membuktikan kualitasnya di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Satria Tama menjadi salah satu bintang Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN)
Hansamu Yama masih sulit mengontrol emosi di atas lapangan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Yabes Roni masih sering kebingungan di lini pertahanan lawan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Ezra Walian hanya mencetak satu gol bersama Timnas Indonesia U-22. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)