Luis Milla Kembali Utak-atik Posisi di Timnas Indonesia

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Rabu, 21/02/2018 15:46 WIB
Luis Milla Kembali Utak-atik Posisi di Timnas Indonesia Luis Milla kembali melakukan eksperiman di Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla kembali mengutak-atik posisi seluruh pemainnya. Hal itu disebut sebagai bagian dari penerapan strategi yang sewaktu-waktu bisa dilakukan.

Pelatih kiper Timnas Indonesia, Mukti Ali Raja mengatakan salah satu tujuan Luis Milla melakukan perubahan posisi yakni untuk mengantisipasi jika terjadi kebuntuan taktik saat pertandingan.

Seluruh penggawa Milla dijajal selama latihan tidak berdasarkan posisi utama mereka untuk mengetahui potensi lainnya selain di posisi asli mereka.

"Kalau ada pemain yang cedera, ada pemain yang mungkin bisa bermain di posisi yang lain justru lebih bagus. Mungkin hal itu juga persiapan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak sesuai skenario pelatih. Saya pikir itu hak prerogratif coach Milla," kata Mukti Ali kepada wartawan, Rabu (21/2).
Luis Milla melakukan eksperimen, salah satunya mengutak-atik posisi pemain di skuatnya. (Luis Milla melakukan eksperimen, salah satunya mengutak-atik posisi pemain di skuatnya. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Sepanjang latihan di hari keempat pemusatan latihan kali ini, materi latihan disebut lebih banyak ke penyelesaian akhir, organisasi bertahan, menyerang serta transisi permainan dari bertahan ke menyerang, begitu juga sebaliknya.

Materi itu diperlukan untuk memperbaiki kerja sama tim. Mukti Ali menyebut program latihan yang dibuat Luis Milla selalu bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi yang bagus.


"Harapannya ada progres ke depan. Tapi latihan hari per hari tim progresnya lumayan, komunikasi sudah mulai cair antar pemain, suasanya sudah enak lah," ujar Mukti Ali yang juga mantan kiper Timnas Indonesia itu.

Sementara itu Gavin Kwan Adsit, salah satu pemain yang kerap kali diubah posisinya itu mengaku tidak masalah dengan keputusan yang dibuat pelatih asal Spanyol itu. Gavin mengaku siap bermain di posisi manapun sesuai keinginan pelatih dan kebutuhan tim.

"Taktik apa pun, saya siap main di posisi apa pun, karena di klub saya [Barito Putera] juga main sebagai pemain sayap atau striker."

"Di timnas [main] bek kanan. Empat hari terakhir saya main di sayap, tapi enggak tahu rencana pelatih seperti apa, di bek kanan lagi atau di sisi kiri juga kemarin sempat," jelas Gavin. (bac/jun)