Keterbatasan dana PSSI menjadi salah satu alasan Tommy meminta induk sepak bola Indonesia itu untuk realistis karena gaji pelatih berkebangsaan Spanyol itu diklaim mencapai €2 juta atau sekitar Rp34 miliar per tahun atau Rp2,5 miliar per bulan di luar pajak penghasilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah segitu harus diperhitungkan lagi oleh PSSI, sebagai otoritas sepak bola punya enggak dana segitu? Karena banyak yang harus dibayarkan," kata Tommy kepada CNNIndonesia.com, Selasa (18/9).
Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan di turnamen Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Selain itu, Tommy juga menyayangkan hubungan yang kurang harmonis antara PSSI dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Menurutnya, pemerintah juga bisa menjadi salah satu opsi untuk bisa membantu biaya gaji Luis Milla di Timnas Indonesia.
"Kalau tidak harmonis ya konsekuensinya, PSSI harus bayar sendiri. Berdasarkan statuta FIFA, PSSI tidak boleh dipengaruhi pihak manapun, termasuk pemerintah. Tapi, di negara berkembang seperti Indonesia hal ini sulit, karena federasinya masih tidak mampu dan belum bisa mandiri." ujarnya.
"Target realistisnya harus lebih tegas. Kalau tidak tembus target, langsung putus kontrak. Soal biaya juga harus realistis, kalau tidak punya uang, tidak usah memaksakan, nanti malah menambah beban utang lagi," terang Tommy. (ttf/nva)
Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan di turnamen Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)