KLB Pemilihan Ketua Umum PSSI Digelar Agustus 2019

CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 20:46 WIB
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk memilih ketua umum dan pengurus baru federasi sepak bola Indonesia bakal digelar pada Agustus mendatang. KLB PSSI akan digelar pada Agustus 2019. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaksana tugas harian PSSI Gusti Randa menetapkan Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan Ketua Umum dan pengurus baru di federasi sepak bola Indonesia digelar pada Agustus mendatang.

Meski begitu, Gusti belum bisa memastikan tanggal penyelenggaraan KLB di bulan Agustus. Penetapan tanggal nantinya bakal ditentukan saat KLB pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan pada Mei mendatang.

"KLB pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan akan digelar pada Mei, setelah Liga 1 2019 dimulai. KLB pemilihan Ketua Umum dan pengurus PSSI nanti digelar Agustus," kata Gusti Randa kepada CNNIndonesia.com, Kamis (28/3).


"Tanggalnya belum bisa dipastikan karena baru akan ditentukan saat KP dan KB sudah dibentuk. Begitu juga dengan lokasi KLB yang nantinya tergantung voter," sambungnya.

Plt Ketua PSSI Gusti Randa menggantikan Plt Ketua PSSI Gusti Randa menggantikan Gusti Randa. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Gusti mengatakan pemilihan waktu KLB pada Agustus bukan semata keputusan pribadi melainkan berdasarkan waktu tercepat kemungkinan menggelar KLB berdasarkan pemilik suara.

"Karena berdasarkan Komite Pemilihan itu dengan tahapan-tahapannya paling cepat dilakukan di Agustus. Kami maunya cepat," ujarnya.

Menanggapi kondisi keuangan PSSI yang sedang defisit untuk menggelar KLB, Gusti Randa membenarkan hal tersebut. Namun, ia juga meyakinkan bahwa ia bakal mencari dana untuk mengelar dua kali KLB nantinya.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer Madura United Haruna Soemitro mengatakan baru mendengar kabar dari media terkait jadwal penyelenggaraan KLB pemilihan Agustus mendatang. Ia berharap ada pemberitahuan resmi dari PSSI terkait hal tersebut.

"Saya baru dengar ini dan klub butuhnya pemberitahuan secara resmi. Itu kewenangan mereka [kapan KLB digelar]. Kalau sudah ditentukan jalani saja. Mungkin mereka sudah punya planning karena KLB ini di luar planning mereka," jelasnya. (jun/nva)