Ketiganya adalah mantan Dirut PT LIB Berlinton Siahaan, mantan Dirut Eksekutif PT LIB Risna Hadiwijaya, serta eks Direktur Operasional PT LIB Tigor Shalomboboy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ketiganya, dikatakan Dedi, satgas juga akan memeriksa 22 saksi lain untuk dimintai keterangan dalam kasus serupa. Keterangan para saksi itu dilakukan untuk melengkapi berkas perkara dari Hidayat.
Mantan Dirut Eksekutif PT LIB Risna Hadiwijaya. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H |
"Hari ini yang saksi Dirut PT LIB sudah selesai diperiksa dan yang dua masih proses pemeriksaan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/4).
Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola telah menetapkan mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor.
Mantan anggota Exco PSSI Hidayat ditahan polisi. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H) |
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan peran Hidayat dalam pengaturan skor di laga antara Madura FC dan PSS Sleman ini cukup besar. Selain meminta PSS Sleman untuk dimenangkan dalam pertandingan, Dedi menyebut Hidayat juga berusaha menyuap Manajer Madura FC Januar Herwanto dengan uang sebesar Rp100 juta agar timnya membiarkan PSS Sleman menang.
"Perannya dalam mengatur pertandingan ini bahwa saudara H ini meminta agar PSS Sleman selalu dimenangkan baik di pertandingan kandang atau tandang. Termasuk di kandangnya Madura FC," tutur Dedi, Senin (25/2). (jun)
Mantan Dirut Eksekutif PT LIB Risna Hadiwijaya. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H
Mantan anggota Exco PSSI Hidayat ditahan polisi. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)