Bhayangkara FC dan PS TIRA Siap Lepas Pemain di Aksi 22 Mei

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 18:46 WIB
Bhayangkara FC dan PS TIRA Siap Lepas Pemain di Aksi 22 Mei Bhayangkara FC dan PS TIra Persikabo siap lepas pemain untuk aksi 22 Mei. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bhayangkara FC dan PS Tira Persikabo siap melepas pemain yang beranggota polisi dan TNI jika dibutuhkan untuk mengamankan aksi 22 Mei di Jakarta.

Sebagian penghuni skuat Bhayangkara FC merupakan pemain yang juga berstatus sebagai anggota polisi. Sani Rizky Fauzi misalnya yang merupakan anggota Brimob Polda Metro Jaya.

Sani yang saat ini berpangkat Briptu, pernah cemerlang bersama Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2019. Selain Sani ada M Hargianto, Indra Kahfi, Wahyu Subo Seto, Maldini Pali, dan Putu Gede yang berstatus polisi.


Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji menegaskan siap melepas pemainnya jika dibutuhkan negara.

PS TiraSebagian pemain PS Tira berstatus anggota TNI. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
"Selama situasi seperti ini belum ada permintaan ke sana [membantu pengamanan kerusuhan]. Tapi kalau situasi betul-betul membutuhkan, secara otomatis akan kita lepas dan kita kasih. Sementara sampai saat ini belum ada [permintaan]," kata Sumardji kepada CNNIndonesia.com.

"Sementara ini anak-anak [pemain Bhayangkara FC yang berstatus Polisi] fokus ke Liga 1. Mereka mayoritas anggota Polda Jawa Timur, ada juga yang di Polda Jawa Tengah. Jadi mereka tidak dipanggil tugas. Sani juga belum tugas," jelas Sumardji.

Senada, pelatih PS Tira Persikabo Rahmad Darmawan juga bersedia melepas pemainnya yang beranggota TNI jika mendapat tugas dari kesatuannya masing-masing.

Bhayangkara FC dan PS TIRA Siap Lepas Pemain di Aksi 22 Mei
"Sampai sekarang belum ada [permintaan bantuan pemain PS Tira untuk pengamanan]. Kalau nanti ada permintaan, mau tidak mau [diberikan] karena itu kewajiban," ungkap RD yang juga merupakan purnawirawan di Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) itu.

Meski begitu, saat ini mantan pelatih Persija Jakarta dan Persita Tangerang itu enggan memikirkan hal tersebut. Ia memilih untuk fokus pada tugasnya, melatih PS Tira jelang laga melawan PSM Makassar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (29/5).

"Sebagai pelatih tugas saya menyiapkan tim untuk latihan dan jadi lebih baik. Pemain masih mendapatkan tugas mewakili kesatuan di PS Tira untuk main bola. Apabila mendapatkan tugas khusus [pengamanan], itu juga kewajiban sebagai prajurit TNI," ujar RD. (TTF/jun)