Ragam Alasan Neymar Terus Dirumorkan Akan Hengkang dari PSG

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 23:02 WIB
Ragam Alasan Neymar Terus Dirumorkan Akan Hengkang dari PSG Neymar tidak maksimal di PSG. (REUTERS/Charles Platiau)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang asal Brasil, Neymar terus dikaitkan atas kepindahannya dari Paris Saint-Germain (PSG) musim ini. Berikut tiga alasan PSG harus menjual Neymar musim ini.

PSG membeli Neymar dari Barcelona pada 2017 lalu dengan membayar mahar sebesar €222 juta atau sekitar Rp3,6 triliun. Dua tahun di PSG, dua kali juga Neymar mengalami cedera yang mengganggu kontribusi untuk Les Parisiens.

Kehadiran Neymar di PSG pun dianggap belum bisa membawa PSG berada di puncak prestasi seperti yang diharapkan. Kesebelasan raksasa Prancis itu hanya berjaya di lingkup domestik dan kerap gagal menembus dominasi klub-klub Eropa lain di Liga Champions.


Berikut tiga alasan mengapa PSG harus menjual Neymar tahun ini:

1. Minim Motivasi

Neymar disebut meragukan kualitas kompetisi domestik di pada beberapa kesempatan. Pemain yang sempat dipercaya menjadi kapten timnas Brasil itu juga kerap memicu konflik di luar lapangan.

Bertingkah di luar lapangan, Neymar juga bermasalah di dalam lapangan dengan kerap melakukan aksi individu yang membahayakan diri sendiri.

Ragam Alasan Neymar Terus Dirumorkan Akan Hengkang dari PSGNeymar sudah dua musim membela PSG. (REUTERS/Jean-Paul Pelissier)
Striker 27 tahun itu mengalami cedera metatarsal dalam pertandingan Coupe de France pada 23 Januari 2019. Setelah itu Neymar hanya tampil lima kali dari pertengahan April hingga pertengahan Mei sebelum bergabung dengan Brasil untuk Copa America.

2. Potensi Kylian Mbappe

Dengan menjual Neymar, PSG akan mendapat dana segar untuk membangun tim. Tanpa Neymar, pemilik delapan gelar Ligue 1 bisa menyudahi pengaruh buruk mantan pemain Santos di tim.

Neymar juga dianggap mengundang risiko bagi keutuhan tim karena memiliki banyak tuntutan untuk diperlakukan istimewa dibanding rekan-rekan satu tim.

Ragam Alasan Neymar Terus Dirumorkan Akan Hengkang dari PSG
PSG memiliki sosok lain yang bisa menjadi pembeda, yakni Kylian Mbappe yang berusia lebih muda ketimbang Neymar. Keberadaan pemain timnas Prancis itu dapat menjadi panduan untuk membangun tim.

3. Kangen Spanyol dan Barcelona

Liga yang kompetitif dan persaingan ketat di Spanyol membuat Neymar merindukan Barcelona.

Selain alasan kompetisi, Barca juga memperlakukan Neymar sebagai bintang sebagai bagian dari trio MSN yang mematikan bersama Lionel Messi dan Luis Suarez.

Namun jika kembali ke Barcelona, Neymar harus rela kembali berada di belakang Lionel Messi, pemain yang mendapat sorotan utama.

Salah satu alasan Neymar bergabung ke PSG adalah menghindari bayang-bayang megabintang asal Argentina itu. Alih-alih menuai sukses, Neymar justru gagal membangun citra positif di klub baru. (ttf/bac)