Eks Wasit Wanita Marah Dapat Pesan Mesum

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 05:20 WIB
Eks Wasit Wanita Marah Dapat Pesan Mesum Mantan wasit wanita asal Brasil, Fernanda Colombo, marah karena mendapat pesn mesum. (AFP PHOTO / AGIF /MAURO HORITA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Eks wasit wanita asal Brasil, Fernanda Colombo Uliana, meluapkan kemarahannya setelah mendapat pesan mesum dari seorang tak bertanggung jawab.

Colombo ditawar oleh salah satu pihak untuk menjadi hostes dengan bayaran minimal R$7.000 atau setara Rp25 juta untuk sekali kencan.

Pesan yang dianggap melecehkan dirinya itu diterima melalui pesan surat elektronik.


Colombo merupakan salah satu wasit wanita yang menjadi terkenal karena viral di media sosial pada 2014. Asisten wasit pemegang lisensi FIFA tersebut sudah dipromosikan Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) ke Serie A Liga Brasil sejak 2017.

Dikutip dari Marca, Fernanda mengungkapkan kemarahan melalui akun Instagram setelah menerima pesan mesum melalui surat elektronik tersebut.
[Gambas:Instagram]
"Saya menerima email yang berisikan pesan tidak senonoh yang membuat saya berasa seperti sampah."

"Saya hanya ingin bekerja, melakukan yang saya cintai yaitu sepak bola dan jurnalisme. Saya berharap setiap orang menghargai karier yang saya pilih," ujar Colombo dalam akun Instagramnya seperti dikutip dari Marca.

Setelah memutuskan berhenti dari pekerjaannya sebagai wasit, ia memutuskan untuk menjadi komentator dan kolomnis sepak bola di Brasil.

Wanita 30 tahun itu sempat viral di media sosial lantaran aksinya menjaili salah satu pemain ketika ia menjadi pengadil lapangan pada laga Liga Ekuador.

Dalam rekaman video yang diunggah di Twitter, Colombo memanggil salah satu pemain sembari merogoh kantung belakangnya seolah ingin memberikan kartu kepada pemain itu. Namun, ia malah mengeluarkan sapu tangan untuk mengelap wajahnya sembari tersenyum.

Eks Wasit Wanita Marah Dapat Pesan Mesum
Pemain itu pun dibuat tertawa atas humornya di atas lapangan tersebut. Nama Colombo pun semakin populer. Belakangan, kepopulerannya membuat salah satu pihak tak bertanggung jawab melecehkannya dengan mengirim pesan mesum.
(bac/nva)