Motor Bisa Menentukan Waktu Pensiun Rossi dari MotoGP

CNN Indonesia | Rabu, 04/09/2019 06:00 WIB
Motor Bisa Menentukan Waktu Pensiun Rossi dari MotoGP Valentino Rossi memiliki kontrak hingga 2020 di Yamaha. (Claudio Giovannini/ANSA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer tim Yamaha Massimo Meregalli menilai Valentino Rossi bisa memperpanjang kiprah di ajang balap MotoGP jika pabrikan berlambang garpu tala itu mampu menghasilkan motor yang bagus.

Aura tim Yamaha sedang bagus setelah menjalani sesi tes di Sirkuit Misano. Rossi memang hanya menempati peringkat keempat, namun pebalap veteran itu cukup antusias menyambut balapan selanjutnya.


Sama seperti Rossi, Meregalli pun optimistis Yamaha dapat meraih hasil baik dalam sisa MotoGP 2019 setelah melakukan analisis data dan percobaan yang dilakukan di berbagai aspek, termasuk sasis dan mesin.


"Saya berharap begitu [Rossi bertahan lebih lama di Yamaha]. Tidak dibantah lagi itu adalah aspek paling besar yang bakal menentukan langkah selanjutnya," kata Meregalli dikutip dari Skysport.

Motor Bisa Menentukan Waktu Pensiun RossiValentino Rossi masih menempati peringkat keenam di klasemen MotoGP 2019. (VLADIMIR SIMICEK / AFP)
Kerja sama Rossi dan Yamaha bakal berakhir pada akhir musim 2020. Kedua pihak menyepakati kontrak tersebut pada 2018.

Meregalli merasa yakin performa Yamaha tahun ini lebih baik dibanding musim lalu kendati belum bisa membukukan kemenangan secara konsisten.

Motor Bisa Menentukan Waktu Pensiun Rossi
Dalam balapan terdekat, di MotoGP San Marino 2019, Yamaha menargetkan podium bagi para pebalap-pebalapnya.

[Gambas:Video CNN]
"Di sesi tes, kami kompetitif bahkan dengan dua pebalap Petronas yang tidak memiliki hal baru untuk dicoba. Kami mampu tampil 100 persen untuk balapan."

"Kami di dalam tim akan fokus pada komponen baru yang akan menjadi masalah utama dan menguntungkan," ujar Meregalli.

Yamaha akan bersaing dengan tim lain pada MotoGP San Marino 2019 yang akan berlangsung 15 September. Live streaming MotoGP San Marino 2019 dapat disaksikan di CNNIndonesia.com. (nva/bac)