Isi Cekcok Mane dan Salah di Ruang Ganti Liverpool

CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 14:16 WIB
Isi Cekcok Mane dan Salah di Ruang Ganti Liverpool Sadio Mane ungkap isi cekcok dengan Mohamed Salah di ruang ganti Liverpool. (Oli SCARFF / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sadio Mane mengungkapkan secara detail soal isi cekcok antara dia dengan rekan setimnya di Liverpool, Mohamed Salah.

Dua bintang The Reds itu sempat berseteru saat memperkuat tim mengalahkan Burnley 3-0 di Stadion Turf Moor, 31 Agustus.

Dalam tayangan video yang sempat ramai beredar di media sosial, Mane mengamuk di bangku cadangan usai ditarik ke luar digantikan Divock Origi pada menit ke-85.


Belakangan baru diketahui bahwa Mane sangat kesal dengan Salah. Pasalnya, pemain asal Mesir tersebut tidak memberikannya umpan kepada Mane yang sudah berdiri bebas tanpa pengawalan para pemain lawan di dalam kotak penalti.

Sadio Mane sempat berseteru dengan Mohamed Salah. (Sadio Mane sempat berseteru dengan Mohamed Salah. (AP Photo/Jon Super)
Salah malah memilih melepaskan tendangan dan bola melenceng dari gawang Burnley.

Mane pun mengungkapkan cekcok masih berlangsung di ruang ganti Liverpool. Salah mencoba menanyakan langsung kepada Mane yang masih emosi di ruang ganti usai pertandingan tersebut.

Mane mengungkapkan situasi yang sempat memanas saat cekcok dengan Salah di ruang ganti.

[Gambas:Video CNN]
"Dia mengatakan kepada saya: 'Kenapa kamu marah? Saya menjawab: 'Kamu seharusnya memberikan bola [operan] kepada saya.'"

"Salah membalas: 'Saya tidak melihat kamu. Kamu tahu, saya tidak ada masalah dengan kamu,'" ujar Mane menirukan perkataan Salah dikutip dari Mirror.

Isi Cekcok Mane dan Salah di Ruang Ganti Liverpool
Mane mengakui dia sempat kesal dengan Salah terlebih dengan pertanyaan yang dilontarkan rekannya itu di ruang ganti.

"Saya tahu, tapi reaksinya [Salah] cukup aneh bagi saya. Kadang kami bicara di telepon, kami saling bertukar pesan singkat dan kami tidak ada masalah [sebelumnya]," kata Mane.

"Setelah itu kami saling bicara lagi seperti sebelumnya. Kami bicara berdua, kemudian manajer [Jurgen Klopp] memanggil saya ke kantornya dan kami bicara. Saya katakan kepadanya kami sudah berdamai dan dia terkejut." (bac/ptr)