Pengamat: Indonesia vs Vietnam Harus Selesai dalam 90 Menit

CNN Indonesia | Selasa, 10/12/2019 17:32 WIB
Pengamat: Indonesia vs Vietnam Harus Selesai dalam 90 Menit Timnas Indonesia U-23 dituntut menang dalam 90 menit kontra Vietnam. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-23 disarankan menyelesaikan duel melawan Vietnam dalam 90 menit di final SEA Games 2019 guna meraih medali emas di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12).

Indonesia untuk kali pertama akan menghadapi Vietnam di final SEA Games. Meski demikian, laga nanti akan jadi pertemuan kedua bagi Indonesia dan Vietnam di pesta olahraga ASEAN edisi ke-30 ini.

Menurut pengamat sepak bola nasional, Supriyono, Indonesia punya peluang memenangi pertandingan jika bisa menyelesaikan duel sengit tersebut dalam 90 menit. Dengan catatan, Garuda Muda tidak menyia-nyiakan kesempatan mencetak gol.

"Harus all out di laga terakhir. Selesaikan dalam waktu 90 menit. Motivasinya harus ditambah," ujar Supriyono kepada CNNIndonesia.com.

Timnas Indonesia U-23 punya kesempatan membalas kekalahan dari Vietnam di fase grup lalu. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
"Mereka mau jadi pahlawan atau mau jadi pecundang? Mereka harus bisa mengembalikan citra Indonesia yang selama ini dilabeli spesialis runner up. Ini momentum emas," ucap Supriyono menambahkan.


Guna memenangi laga tanpa melewati babak tambahan, tim asuhan Indra Sjafri itu dinilai membutuhkan serangan balik mematikan. Selain itu, Nadeo Argawinata dan kawan-kawan juga perlu fokus selama 90 menit serta menambah motivasi dan daya juang di lapangan.

[Gambas:Video CNN]
"Mereka ini militan. Mudah-mudahan dengan semangat yang tinggi, dengan daya juang yang tinggi ada hasilnya. Taktik akan jalan kalau individunya jalan," tutur Supriyono.

"Butuh disiplin taktik, penyelesaian akhir yang tajam, counter attack yang mematikan, kemudian minimalkan kesalahan apalagi di daerah pertahanan sendiri," kata mantan pemain Primavera itu melanjutkan.

Timnas Indonesia U-23 disebut memiliki performa yang mengagumkan selama SEA Games 2019. Selain mental juara yang kuat, karakter permainan jelas, dan kualitas individu mengalami peningkatan.

Sejak fase grup hingga ke final Indonesia memiliki rapor serupa dengan Vietnam, mencetak 21 gol dan kebobolan empat kali.

Tidak hanya itu, striker Indonesia Osvaldo Haay juga tengah bersaing dengan Ha Duc Chinh dari Vietnam sebagai top skor SEA Games 2019 dengan sama-sama mengoleksi delapan gol.

"Meski statistiknya sama, motivasinya juga sama, Indonesia 28 tahun belum dapat emas, Vietnam 60 tahun belum dapat emas sepak bola di SEA Games. Saya optimistis Timnas Indonesia bisa dapat medali emas," kata Supriyono.

"Medali emas ini bisa membuka lembaran baru di sepak bola Indonesia. Pencapaian ini bisa membuat semua stakeholder melek bahwa Indonesia mampu dan bisa. Begitu juga dengan citra pelatih lokal yang mampu membawa prestasi," ujar Supriyono menjelaskan. (TTF/sry)