Anies Siapkan Opsi jika Sudirman-Thamrin Gagal Jadi Sirkuit

CNN Indonesia | Sabtu, 08/02/2020 16:54 WIB
Anies Siapkan Opsi jika Sudirman-Thamrin Gagal Jadi Sirkuit Gubernur DKI Anies Baswedan siapkan opsi jika jalan Sudirman-Thamrin juga batal untuk Formula E. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah menyiapkan opsi jika Jalan Sudirman-Thamrin kembali batal jadi Sirkuit Formula E Jakarta.

Semula, rencana Anies untuk menggunakan area Monas sebagai lintasan Formula E gagal setelah Sekretariat Negara tidak memberikan izin. Keputusan itu diambil karena mempertimbangkan di kawasan Monas terdapat cagar budaya.

Saat ini Pemprov DKI beralih ke Jalan Sudirman-Thamrin hingga Gelora Bung Karno sebagai opsi baru untuk perhelatan Formula E. Namun, Anies juga sudah menyiapkan alternatif bila rencana tersebut kembali gagal.


"Memang kami punya banyak opsi-opsi. Nanti kita tunggu prosesnya," kata Anies di Jakarta Barat.

Anies hanya menyebut bahwa pihaknya masih terus melakukan kajian ihwal lokasi yang bakal dijadikan sebagai sirkuit Formula E Jakarta.

Formula E Jakarta rencananya digelar 6 Juni mendatang.Formula E Jakarta rencananya digelar 6 Juni mendatang. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Menurutnya, penentuan lokasi sirkuit perlu memperhatikan sejumlah aspek, mulai dari jumlah belokan hingga tingkat kesulitan lintasan.

"Ini kan bukan seperti mengubah rute bus ya, ini memperhitungkan jumlah belokan kemudian tingkat kesulitan jadi biarkan ahlinya yang menata dan melihat petanya," tutur Anies.

[Gambas:Video CNN]

Sejauh ini Pemprov DKI dan Formula E Operation (FEO) telah meninjau calon lokasi baru untuk sirkuit yakni Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin hingga GBK pada Jumat (7/2).

Anies Siapkan Opsi Jika Formula E Sudirman-Thamrin Juga Batal

Pemprov DKI sendiri menargetkan lokasi untuk sirkuit Formule E Jakarta ditentukan pada bulan Februari ini.

"Kalau lintasan harus segera, iya dong (bulan Februari ini)," kata Anies.

Anies menuturkan keputusan itu harus segera dibuat lantaran mesti dilakukan berbagai persiapan sebelum pelaksanaan Formule E.

"Karena harus ada persiapan kontruksi dan lain lain, penyiapan aspalnya dan lain lain," ujar Anies.

Diketahui, Pemprov DKI akan menggelar perhelatan Formula E Jakarta pada 6 Juni mendatang. Acara besar itu menghabiskan anggaran APBD DKI senilai Rp1,2 trilun sebagai tanda jadi. (dis/jun)