Virus Corona Ancam Piala Eropa 2020

CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 03:13 WIB
Turnamen Piala Eropa 2020 yang akan digelar pada 12 Juni hingga 12 Juli mendatang di pertandingkan di 12 stadion dari 12 negara. Piala Eropa bisa terancam karena virus corona. (AFP PHOTO / MARTIN BUREAU)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan sepak bola Eropa, UEFA, saat ini tengah waspada terkait pelaksanaan turnamen Piala Eropa 2020 yang bisa terancam dengan wabah virus corona di Benua Biru.

Pembatalan puluhan pertandingan di Liga Italia serta penghentian kegiatan olahraga di Negeri Piza jadi salah satu faktor UEFA mulai mewaspadai wabah virus corona di Eropa.

Meski belum jelas apakah wabah Covid-19 akan memberikan dampak pada Piala Eropa 2020 atau tidak, namun UEFA sudah memantau perkembangan negara-negara yang terlibat dalam kejuaraan terbesar di Eropa ini.


"Kami sedang menunggu. Kami memantau negara demi negara, dan sepak bola harus mengikuti perintah masing-masing negara," kata Wakil Presiden UEFA Michele Uva kepada Rai dikutip dari Eurosport.

Uva juga tidak menampik kemungkinan Piala Eropa bisa batal jika kondisinya di negara tersebut tidak memungkinkan. Untuk Italia, Stadion Olimpico di Roma akan jadi salah satu venue Piala Eropa 2020. Olimpico akan menggelar tiga pertandingan grup dan satu laga perempat final.

Ilustrasi penanganan virus corona.Ilustrasi penanganan virus corona. (Chinatopix Via AP)
"Kegiatan olahraga hanya akan ditutup jika situasinya memburuk," tutur UVA.

Sebelumnya, wabah virus corona di Italia yang melanda wilayah Lombardy dan Veneto membuat laga Liga Champions antara Napoli vs Barcelona digelar tanpa penonton. Tidak hanya itu, enam dari 10 pertandingan Liga Italia Serie A pada pekan depan juga akan digelar tanpa penonton.

[Gambas:Video CNN]

Selain UEFA, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga tengah waspada. Di Inggris, Stadion Wembley akan menggelar tujuh pertandingan Piala Eropa 2020, atau yang terbanyak dibanding stadion lain, termasuk laga semifinal dan final.

Virus Corona Ancam Piala Eropa 2020
"Tentu saja, keselamatan dan keamanan semua orang yang menghadiri acara kami adalah prioritas utama kami, ujar juru bicara FA kepada Mirror.


"FA akan mendengarkan semua saran dan panduan, serta terus mengevaluasi situasi bersama dengan mitra dan pemangku kepentingan kami," ucap juru bicara FA menambahkan. (sry/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK