Mario Gomez Mundur dari Arema FC

CNN Indonesia | Senin, 03/08/2020 20:40 WIB
Pelatih Arema FC Mario Gomez memilih mundur dari jabatannya karena tak setuju kebijakan pemotongan gaji yang ditetapkan PSSI. Mario Gomez tak sepakat dengan pemotongan gaji yang ditetapkan PSSI. (CNN Indonesia/Huyugo Simbolon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Arema FC Mario Gomez mundur dari jabatannya karena tak setuju kebijakan pemotongan gaji yang ditetapkan PSSI di masa pandemi Covid-19.

Manajer Arema Ruddy Widodo mengamini rencana pengunduran diri Mario Gomez. Pelatih asal Brasil itu sudah menyampaikan niatnya untuk tidak melanjutkan kontrak sejak dua pekan lalu.

"Gomez berterima kasih kepada Arema yang sudah mempercayakan jabatan pelatih. Dia tidak menyalahkan manajemen klub tapi menolak kebijakan pemotongan gaji yang ditetapkan PSSI," kata Ruddy Widodo kepada CNNIndonesia.com.


Ruddy melanjutkan, Mario Gomez tak sepakat dengan SKEP 48 dan 53 terbitan PSSI, yang berkaitan dengan penyesuaian gaji di masa pandemi Covid-19.

Hingga saat ini manajemen masih mencoba untuk melakukan negosiasi dengan agen Gomez dan asistennya Marcos Gonzales.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

"Tapi, kami masih berharap mereka mau mengerti situasi yang kami hadapi. Persoalan finansial di situasi pandemi ini kan dialami semua klub, tak terkecuali di Indonesia. Tapi, kalau tetap menolak ya apa boleh buat. Kami tidak bisa memaksakan kehendak," terang Ruddy.

Arema saat ini tengah fokus melakukan persiapan untuk menyambut lanjutan kompetisi Liga 1 2020. Latihan perdana sudah dimulai Senin (3/8) tanpa Gomez.

"Untuk sementara latihan dipimpin tiga asisten pelatih lokal, yaitu Charis Yulianto, Kuncoro, dan Singgih Pitono. Kami berharap pemain asing juga bisa memahami kebijakan penyesuaian gaji yang disepakati bersama," ujar Ruddy.

Arema saat ini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 2020 dengan koleksi tiga poin hasil dari satu kemenangan dan dua kali kalah dari total tiga pertandingan.

(jun)

[Gambas:Video CNN]