Liga Champions

Atalanta vs PSG: Cara La Dea Cetak 115 Gol

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 16:14 WIB
Pelatih PSG Thomas Tuchel mengungkap cara Atalanta bisa mencetak 115 gol jelang pertemuan kedua klub di perempat final Liga Champions. Atalanta akan melawan PSG di perempat final Liga Champions. (AP/Gianluca Checchi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Thomas Tuchel mengungkap cara Atalanta bisa menjadi salah satu tersubur di Eropa musim ini jelang pertemuan kedua klub di perempat final Liga Champions dini hari nanti, Kamis (13/8).

PSG di atas kertas lebih diunggulkan atas Atalanta saat kedua klub bertemu di Estadio Da Luz, Portugal. Namun, Tuchel enggan meremehkan tim kuda hitam asal Italia tersebut.

Tuchel menganggap Atalanta punya gaya bermain yang unik. Pelatih asal Jerman itu mengatakan Atalanta bisa mencetak 115 gol musim ini karena menyerang dengan jumlah pemain yang banyak.


"Akan sulit melawan Atalanta. Ini tantangan besar, tapi selalu ada peluang. Atalanta punya gaya bermain unik, hampir satu lawan satu di seluruh lini. Mereka menyerang dengan tujuh pemain di wilayah lawan," ujar Tuchel dikutip dari Football Italia.

PSG's head coach Thomas Tuchel, left, follows the training session at the Luz stadium in Lisbon, Tuesday Aug. 11, 2020. PSG will play Atalanta in a Champions League quarterfinals soccer match on Wednesday. (David Ramos/Pool via AP)Thomas Tuchel menyebut Atalanta lawan berbahaya. (David Ramos/Pool via AP)

"Sulit melawan tim seperti mereka. Mereka mencetak banyak gol dan tim hebat. Kami punya peluang mendapatkan ruang, tapi kami harus bermain bagus," sambung Tuchel.

"Ini akan jadi pertandingan taktis, dan juga mental. Latihan terakhir kami merupakan kombinasi bagus antara konsentrasi dan semangat tim. Kami menderita, berjuang, dan main bersama," ucap Tuchel.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

PSG memiliki persiapan yang cukup matang meski Ligue 1 Prancis berhenti sejak 8 Maret 2020. Neymar dan kawan-kawan menjalani sejumlah pertandingan uji coba dan merebut gelar Coupe de France serta Coupe de la Ligue.

"Kami merasa memiliki persiapan yang bagus. Penting bagi kami menang di dua final [Coupe de France dan Coupe de la Ligue]. Tidak mudah kembali bermain setelah empat bulan tanpa pertandingan. Ini tantangan besar bagi mental pemain, tapi menang adalah persiapan yang terbaik," ujar Tuchel.

[Gambas:Video CNN]

(jal)