Persiapan UFC 257: Poirier Bisa Minum Bir dan Makan Burger

CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2021 09:30 WIB
Jelang UFC 257 menghadapi Conor McGregor, pelatih Dustin Poirier menyebut kebiasaan minum bir dan makan burger anak asuhnya. Dustin Poirier biasa makan burger dan minum bir di masa persiapan. (Logan Riely/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jelang UFC 257 menghadapi Conor McGregor, Mike Brown mengungkap kebiasaan minum bir dan makan burger yang dilakukan Dustin Poirier dalam persiapan duel MMA.

Menurut pelatih Poirier tersebut anak asuhnya memiliki kelebihan ketika melakukan pengkondisian atau mempersiapkan tubuh dalam menghadapi kondisi tertentu, termasuk sebuah pertarungan MMA.

Brown menyebut Poirier adalah atlet yang tidak memiliki masalah ketika harus mempersiapkan fisik unutuk meningkatkan daya tahan, kekuatan, fleksibilitas otot dan semacamnya. Bahkan Poirier bisa melakukan hal yang tidak biasa dilakukan oleh atlet-atlet lain di masa persiapan jelang pertarungan, seperti mengonsumsi alkohol dan makanan cepat saji.


"Dia bisa minum bir dan makan burger keju dan dia bisa bangkit dari sofa untuk melakukan latih tanding dengan petarung kelas dunia yang sedang berada dalam kondisi prima dan memiliki fisik yang bagus ketimbang dirinya. Dia diberkati dan memiliki talenta," kata Brown.

ATLANTA, GEORGIA - APRIL 13: Dustin Poirier punches Max Holloway during the UFC 236 event at State Farm Arena on April 13, 2019 in Atlanta, Georgia.   Logan Riely/Getty Images/AFPDustin Poirier (kanan) punya kelebihan dalam saat pengkondisian. (Logan Riely/Getty Images/AFP)

Pelatih Poirier di American Top Team tersebut justru menilai kondisi tersebut berbeda dengan McGregor yang kesulitan dalam melakukan pengkondisian.

Dengan kelebihan Poirier tersebut, Brown menilai petarung The Diamond bisa menang jika pertarungan berlangsung lama. Namun mengacu pada pertemuan Poirier vs McGregor pertama yang berlangsung pada 2014, McGregor bisa memukul KO Poirier pada ronde pertama.

GIF Banner Promo Testimoni

"Banyak yang berubah. Mereka adalah orang yang berbeda saat ini. Perkembangan enam tahun di olahraga, membuat Anda menjadi atlet yang begitu berbeda. Selain teknik dan perkembangan dari sisi teknis, ada juga perubahan pola pikir," ucap Brown dikutip dari MMA Junkie.

"Kemampuan menenangkan diri di situasi tertentu dan menekan emosi dan ini adalah hal alamiah. Saya pikir ini merupakan perubahan terbesar," tukasnya.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK