Jadi Venue Piala Menpora 2021, GBLA Tunggu PT LIB

CNN Indonesia | Jumat, 26/02/2021 01:06 WIB
Dispora Kota Bandung menyatakan Stadion GBLA bisa menggelar turnamen pramusim Piala Menpora 2021 jika disetujui PT Liga Indonesia Baru. Stadion GBLA ditawarkan jadi venue Piala Menpora 2021. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung menyatakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bisa menggelar turnamen pramusim Piala Menpora 2021 jika disetujui PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Kepala Dispora Kota Bandung Eddy Marwoto menjelaskan, mekanisme pemilihan stadion Piala Menpora 2021 berbeda dari biasanya. Jika saat liga, klub yang mengusulkan stadion sebagai homebase. Kini PT LIB yang menunjuk langsung.

"Karena kemarin liga tidak jadi, kami berharap GBLA bisa ditunjuk oleh PT LIB. Konon kabarnya PT LIB akan melakukan survei, mudah-mudahan GBLA menjadi salah satu tempat pertandingan pramusim," kata Eddy di Bandung, Kamis (25/2).


Eddy menuturkan, sebelum pagelaran Liga 1 2020 lalu, pihak PT LIB telah memverifikasi Stadion GBLA. Sejak saat itu, pihaknya terus berupaya menjaga kualitas sarana dan prasarana fasilitas di Stadion GBLA.

"Pada saat itu sudah clear. Kami mengusulkan melalui panitia pelaksana Persib dan PT LIB meninjau, dan dicek secara keseluruhan mulai dari kondisi lapangan, toilet, ruangan, listrik, lampu dan sebagainya. Alhamdulillah pada saat itu GBLA layak," ungkapnya.

[Gambas:Video CNN]

Selain mengoptimalkan sarana dan prasarana, Eddy menyatakan pihaknya segera memenuhi fasilitas penunjang di Stadion GBLA berkenaan dengan protokol kesehatan. Hal itu sesuai anjuran PSSI dan Kemenpora terkait pelaksanaan turnamen pramusim di tengah pandemi Covid-19.

Setiap pemain yang hendak berlaga, kata Eddy, diwajibkan menunjukkan hasil tes swab sebagai bukti negatif dari paparan Covid-19, serta wajib mengenakan masker selain saat bermain.

Banner Testimoni

"Kami akan menyediakan sarana cuci tangan termasuk di pintu masuk, dan aksesnya hanya satu pintu. Dan menggelar pertandingan tanpa penonton. Di tiap titik kami siapkan hand sanitizer, terus menjelang masuk ke arena pertandingan kami siapkan sarana cuci tangan," kata Eddy.

Eddy juga memastikan akan memaksimalkan fasilitas demi menjaga kebersihan selama di stadion. Di samping fasilitas sterilisasi, pihaknya sudah menyiapkan layanan air hangat.

"Setelah pertandingan, pemain melakukan bersih-bersih mandi, maka toilet atau kamar mandi kami siapkan. Kondisinya alhamdulillah baik, itu kondisi air lancar, air panas juga kami siapkan. Termasuk sarana lainnya semacam spa atau atau untuk meregangkan otot-otot," tutur Eddy.

(hyg/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK