Momen Legenda Catur Dunia Kasparov Puji Chelsie Monica

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 13:44 WIB
Legenda catur dunia Garry Kasparov pernah memuji pecatur wanita Indonesia Chelsie Monica yang kini bergelar Woman International Master. Garry Kasparov puji kekuatan Chelsie Monica. (AFP/BILL GREENBLATT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda catur dunia Garry Kasparov pernah memuji sosok pecatur wanita Indonesia Chelsie Monica yang kini menyandang gelar Woman International Master.

Nama Chelsie sempat kondang ketika menjadi komentator dalam duel Woman Grandmaster Irene Sukandar dengan Dadang Subur alias Dewa Kipas beberapa waktu lalu.

Ketika itu, Chelsie berduet dengan Grandmaster Susanto Megaranto memandu jalannya pertarungan Irene dengan Dewa Kipas.


Pada Selasa (13/4), dalam akun media sosial Twitter miliknya, Chelsie mengucapkan selamat ulang tahun kepada Garry Kasparov yang pada hari itu berusia 58.

Ucapan itu bukan tanpa alasan. Chelsie pernah bertemu dengan Kasparov di Jakarta. Bahkan pecatur kelahiran Balikpapan itu mendapatkan pujian langsung dari Kasparov.

"Ngomong-ngomong, saya salah bilang [dia] penggemar catur. Gadis-gadis ini adalah pemain catur yang kuat," ujar Kasparov dalam keterangan foto bersama Chelsie Monica yang diunggahnya di Twitter.

Peristiwa itu terjadi pada 2013 silam, ketika Garry Kasparov tengah berkampanye sebagai calon Presiden FIDE.

Saat berkampanye, Kasparov yang didampingi Grandmaster Utut Adianto bertemu dengan sejumlah tokoh Tanah Air, di antaranya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan Menpora Roy Suryo.

[Gambas:Video CNN]

Kasparov yang mendominasi catur dunia dalam 22 tahun sejak 1984 hingga pensiun pada 10 Maret 2005 itu juga memuji potensi catur di Indonesia.

"Indonesia memiliki potensi catur yang luar biasa, terutama di bidang pendidikan. Mencari ide baru yang dinamis, bukan cara lama," tutur Kasparov.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Berdasarkan rating FIDE kategori standar per April, Chelsie Monica (2252) menempati peringkat ketiga pecatur wanita terbaik Indonesia, di bawah Irene Sukandar (2413) dan Medina Aulia (2360).

(sry/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK