Presiden Jokowi Buka Peluang Liga 1 2021 dengan Penonton

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 14:09 WIB
Presiden Joko Widodo membuka peluang kompetisi Liga 1 2021 dan Liga 2 digelar dengan sebagian penonton. Ilustrasi pertandingan Liga 1. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang kompetisi Liga 1 2021 dan Liga 2 digelar dengan penonton.

Menurut Menpora Amali, kans laga sepak bola dengan penonton itu dikatakan Presiden Jokowi usia mendengar banyaknya aspirasi dari masyarakat.

Presiden menampung keinginan dan kerinduan suporter dan penikmat sepak bola untuk bisa menyaksikan langsung pertandingan dari stadion meski dalam situasi pandemi Covid-19.


Sebab itu, Presiden memerintahkan kepada Menpora Amali untuk membuat kajian lebih lanjut terkait gelaran Liga 1 dengan sebagian penonton. Setelah pengkajian selesai, hasilnya akan dilaporkan lebih dulu kepada Presiden.

"Presiden meminta saya membuat kajian. Kami juga akan melihat juga percepatan vaksinasi. Tentu akan benar-benar kami hitung. Tapi Presiden buka peluang [sebagian penonton] dan menyampaikan kepada saya untuk mengkaji itu," kata Menpora dalam konferensi pers virtual, Rabu (14/4).

Selain itu, Presiden Jokowi juga disebut telah meminta Menpora berkomunikasi dengan pihak penyelenggara, baik PT. Liga Indonesia Baru (LIB) maupun PSSI dan pihak keamanan untuk memastikan hal tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Menpora Amali menegaskan akan memastikan betul siapa saja yang bisa masuk dalam stadion jika izin diberikan hanya untuk sebagian penonton. Amali mengatakan, hal ini bukan persoalan yang ringan.

"Beliau [Presiden Jokowi] melihat munculnya aspirasi itu dan minta saya mengkaji. Ini juga bermakna mendidik supaya penonton jadi tertib, sebab kondisi ini tidak seperti sebelumnya."

Banner Live Streaming MotoGP 2021

"Saya akan kaji betul-betul. Ini belum jadi keputusan. Tetapi ini untuk mengakaji, kalau hasil kajian tidak memungkinkan ada penonton, akan saya sampaikan [juga] itu. [Kajian] ini akan melibatkan berbagai komponen dan elemen," ujar Menpora yang juga politikus Golkar tersebut.

Apapun hasil dari kajian yang dilakukan Menpora nantinya akan masuk dalam rekomendasi yang diberikan Kemenpora kepada pihak Kepolisian. Menpora berjanji akan serius dan tidak gegabah dalam melakukan pengkajian tersebut.

"Harus dikaji betul secara serius. Kami tidak boleh gegabah, tapi kami bukan mendiamkan. Kami tetap melakukan pengkajian supaya benar-benar hasil kajian menjadi dasar untuk mengeluarkan izin dari kepolisian," ungkapnya.

Saat ini, Menpora Amali masih menunggu surat resmi pemberitahuan dari PSSI dan LIB soal rencana gelaran Liga 1 dan Liga 2 2021. Setelah ada surat resmi, Kemenpora akan menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait.

(TTF/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK