Cerita Asnawi Puasa Hampir 16 Jam di Korea Selatan

ptr, CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 06:21 WIB
Bek Timnas Indonesia U-23, Asnawi Mangkualam Bahar bercerita tentang pengalaman puasa pertamanya saat membela Ansan Greeners. Asnawi Mangkualam menceritakan pengalaman berpuasa di Korea Selatan. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bek Timnas Indonesia U-23, Asnawi Mangkualam Bahar bercerita tentang pengalaman puasa pertamanya saat membela Ansan Greeners, klub Liga 2 Korea Selatan.

Asnawi mengaku tetap menjalankan ibadah puasa ramadan di Korea Selatan. Di Ansan, pemain 21 tahun itu harus menjalani puasa selama 15 jam 55 menit atau lebih lama sekitar dua jam dari lama berpuasa di Jakarta.

"Iya Alhamdulillah puasa. Kayaknya sih lebih panjang di sini [Ansan, Korea Selatan]," kata Asnawi kepada CNNIndonesia.com, Senin (19/4).


Meski durasi puasa lebih lama, Asnawi mengaku tetap berusaha untuk menjalankan puasa setiap harinya. Di tengah puasa, Asnawi masih harus tetap menjalankan latihan bersama Ansan Greener dengan pola latihan dua kali sehari.

"Intinya saya selalu berusaha menjalankan puasa setiap hari, mau itu sanggup atau enggak, saya pasti bangun sahur setiap hari. Saya akan sesuaikan sanggup atau tidaknya di latihan karena di sini jadwal latihannya pagi dan sore."

Pesepak bola tim nasional U-23 Indonesia Asnawi Mangkualam (14) berupaya melepaskan diri dari kawalan pesepak bola tim nasional Thailand U-23 Sarachat Supachok (10), pada pertandingan perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020, di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019). Tim nasional Thailand U-23 mengalahkan tim nasional U-23 Indonesia dengan skor 4-0. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/pras.Asnawi Mangkualam menyiapkan menu sahur dan berbuka sendiri. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

"Tapi kalau selasai latihan saya merasa masih sanggup, saya tetap puasa dan Alhamdulillah sampai saat ini saya masih menjalankan walaupun latihannya pagi," ujarnya.

Jauh dari orangtua juga membuat Asnawi harus bisa mengurus dirinya sendiri. Termasuk memasak masakan untuk sahur dan berbuka.

Menghadapi situasi itu, Asnawi mengaku sudah membekali diri dengan keahlian memasak. Meskipun menu masakan yang dimasak sebatas yang sederhana-sederhana saja.

"Makan, ya masak sendiri. Masakannya macam-macam tergantung selera saja sih. Seperti ikan bakar, masak sup, terus masak daging. Yang simpel-simpel saja," terang Asnawi.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

Jika dirasa ada bumbu yang kurang atau masakan yang ingin Asnawi makan tapi tidak tahu bumbu dan cara masaknya, ia juga mengaku tak segan untuk menghubungi ibunya di Makassar untuk mengajarinya.

"Memang sudah bisa masak sih. Tapi kalau ada yang kurang saya telepon mama," ujar Asnawi.

[Gambas:Video CNN]



(TTF/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK