UEFA Resmi Umumkan Format Baru Liga Champions

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 23:59 WIB
Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025. Trofi Liga Champions. (AFP/FABRICE COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.

UEFA memandang perubahan dibuat untuk menjaga masa depan sepak bola Eropa dan memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan.

Dalam usulan yang telah disetujui UEFA, Liga Champions format baru akan diikuti 36 tim. Jumlah tim lebih banyak ketimbang format kali ini yang diisi 32 tim.


Jika sebelumnya di fase grup, masing-masing kesebelasan hanya memainkan enam pertandingan melawan tiga klub berbeda. Maka dalam format baru disebutkan setiap peserta akan menghadapi 10 pertandingan melawan 10 lawan berbeda yang terbagi dalam lima laga kandang dan lima laga tandang.

Pertambahan pertandingan akan meningkatkan pendapatan setiap peserta Liga Champions dalam format baru.

Delapan tim teratas akan lolos secara otomatis ke fase gugur, sementara tim peringkat kesembilan hingga ke-24 akan bersaing dalam play-off yang berlangsung dua leg untuk mengamankan tempat di babak 16 besar.

[Gambas:Video CNN]

Perubahan format serupa juga akan diterapkan dalam Liga Europa, dan Liga Konferensi Eropa.

Kualifikasi untuk Liga Champions masih akan berpatokan pada penampilan tim di kompetisi domestik, seperti yang berjalan saat ini.

Sementara dari empat slot tambahan di Liga Champions, dua di antaranya ditentukan berdasarkan pada kompetisi di Eropa pada musim sebelumnya.

UEFA juga menegaskan semua pertandingan, selain final, akan tetap dimainkan pada tengah pekan.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

"Format baru ini mendukung status dan masa depan permainan domestik di seluruh Eropa juga. Ini mempertahankan prinsip bahwa kinerja domestik harus menjadi kunci kualifikasi dan menegaskan kembali prinsip-prinsip solidaritas melalui permainan dan persaingan terbuka, ujar Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.

(nva/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK