PSSI Bantah Sosok Viral Pelawan Polisi di Gadog

CNN Indonesia | Sabtu, 15/05/2021 17:39 WIB
PSSI membantah seorang pria berjaket merah dengan tulisan Indonesia yang melawan petugas di Pos Polisi Gadog, Bogor, sebagai staf PSSI. Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengaku tidak mengenal sosok yang melawan polisi di penyekatan arus mudik menuju Puncak. (Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

PSSI membantah seorang pria berjaket merah dengan tulisan Indonesia yang melawan petugas di Pos Polisi Gadog, Bogor, sebagai staf PSSI.

Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan tak kenal dengan sosok tersebut. Ia juga mengaku bingung kepada sosok yang membawa-bawa nama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk melawan polisi di pos pemeriksaan di Gadog.

"Saya juga enggak kenal. Katanya mau ke puncak, ditahan [polisi] bawa-bawa nama PSSI. Ya [saya pikir] ini oknum yang mengatasnamakan PSSI," kata Yunus Nusi kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (15/5).


Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hasani Abdulgani juga mengaku tak kenal sosok yang mencatut nama Ketum PSSI.

"Saya tidak kenal. Saya enggak pernah lihat karyawan seperti itu," ucap Hasani.

Manager Media PSSI Bandung Saputra pun menyampaikan hal serupa. Katanya, tak ada karyawan PSSI yang seperti dalam video tersebut. Sosok yang telah 7 tahun lebih di PSSI ini mengaku tak mengenal orang tersebut.

"Itu bukan karyawan PSSI. Hanya orang yang ngaku-ngaku saja. Tidak ada karyawan PSSI seperti dalam video yang beredar di media sosial tersebut" ucap Bandung lewat sambung telepon.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Namun, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang namanya dibawa-bawa belum memberikan tanggapan. Pesan dan telepon CNNIndonesia.com belum direspons hingga berita ini ditayangkan.

Dalam video yang viral pada Jumat (14/5) tersebut, seorang pengendara mobil sedan bernomor polisi B 2353 STW itu mengaku sebagai asisten Ketua Umum PSSI yang adalah seorang purnawirawan polisi berbintang tiga.

Pengendara mobil tersebut menolak diputar balik saat memasuki pos pemeriksaan di Gadog. Orang tersebut malah mengaku sebagai asisten Ketua Umum PSSI dan meminta dibukakan jalur menuju Puncak.

[Gambas:Video CNN]



(abd/rhr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK