Jump Smash Keras Markis Kido Akan Selalu Dikenang

CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 17:05 WIB
Legenda badminton Indonesia Markis Kido terkenal memiliki skill pukulan jumping smash keras saat masih aktif sebagai pemain. Jumping Smash jadi senjata andalan Markis Kido. (Foto: AFP/LIU JIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda badminton Indonesia Markis Kido terkenal memiliki skill pukulan jumping smash keras saat masih aktif sebagai pemain.

Berpasangan dengan Hendra Setiawan, keduanya saling melengkapi satu sama lain di lapangan. Tak heran jika sederet prestasi telah dikoleksi Markis Kido/Hendra Setiawan selama 14 tahun sebagai pasangan ganda putra Indonesia.

Aksi keduanya di lapangan sarat akan chemistry yang kental. Hendra Setiawan sebagai 'pembunuh ' di depan net, sementara Markis Kido sebagai penembak jarak jauh dengan jumping smash andalannya.


Dengan tubuh gempalnya, Markis Kido masih terlihat lincah dan tampak ringan untuk melayang di udara beberapa detik sebelum menyambar kok dengan pukulan kerasnya.

Saat bertanding di Indonesia Open Super Series 2009, Kido/Hendra hampir tersingkir di babak kedua saat berhadapan dengan wakil Singapura, Hendri Kurniawan/Hendra Wijaya. Tapi dukungan penonton di Istora Senayan kala itu membuat Kido menjadi lebih semangat untuk memenangkan pertandingan lewat rubber gim 21-11, 18-21, 21-18.

"Dukungan penonton mampu menjaga semangat saya dan itu terlihat dari smash-smash saya," ujarnya kala itu.

Ia mampu menekuk lawannya lewat smash-smash keras yang menjadi andalannya. Ketenangannya di lapangan yang selalu diperlihatkan menjadi kenangan yang tak pernah terlupakan dari seorang Markis Kido yang mulai berlatih bulutangkis sejak berusia 7 tahun.

Smash keras Markis Kido juga menjadi penentu medali emas ganda putra di Olimpiade 2008 Beijing. Di partai final yang digelar sehari sebelum Hari Kemerdekaan Indonesia itu, Kido/Hendra berhasil menaklukkan musuh bebuyutanya asal China, Cai Yun/Fu Haifeng melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor 12-21, 21-11, 21-16.

Unggul empat poin atas pasangan China, Markis Kido secara beruntun melepaskan smash keras ke Cai Yun/Fu Haifeng. Pada smash ketiga, pengembalian Fu Haifeng tanggung hingga langsung disambar oleh Hendra Setiawan untuk menutup gim dan memenangkan pertandingan.

Banner Euro 2020

Usai memastikan gelar juara Olimpiade, saat itu juga Kido langsung telentang di atas lapangan. Tak lama ia bangkit dan berpelukan dengan pasangannya, Hendra Setiawan.

Selamat jalan Kido, jumping smash keras dan prestasimu tidak akan pernah terlupakan!

[Gambas:Video CNN]

(rhr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK