Alasan PSSI Izinkan Klub Penunggak Gaji Tampil di Liga 2

jun, CNN Indonesia | Selasa, 28/09/2021 15:58 WIB
Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto mengungkapkan alasan masih mengizinkan klub-klub penunggak gaji pemain tampil di Liga 2 2021. Iwan Budianto (kanan) jelaskan alasan PSSI izinkan klub penunggak gaji pemain tampil di Liga 2 2021. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, mengungkapkan alasan masih mengizinkan klub-klub penunggak gaji pemain tampil di Liga 2 2021.

Iwan mengatakan sampai saat ini sedikitnya ada enam klub yang tercatat belum menyelesaikan tunggakan gaji pemainnya. Mereka adalah PSPS Riau, Kalteng Putra, PSKC Cimahi, Persijap Jepara, Persekat Kabupaten Tegal dan Persis Solo.

"Di Liga 2 kami kasih subsidi 800 juta per klub. Mereka yang masih menunggak gaji kami mediasi dengan APPI [Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia] dan PSSI menjamin bahwa klub itu tidak akan dapat subsidi sebelum menyelesaikan tunggakannya, tapi mereka masih bisa ikut kompetisi," ujar Iwan Budianto, Selasa (28/9).


"Kami hitung ada enam klub yang belum bayar tunggakan dan kami bisa selesaikan itu dari nilai subsidi yang akan kami berikan," tegasnya.

Iwan menambahkan, sebelum Liga 1 dimulai juga ada sembilan klub yang masih menunggak gaji pemainnya. Namun, karena syarat klub di Liga 1 lebih tinggi, PSSI lebih tegas untuk tidak memperbolehkan mereka ikut kompetisi dan akhirnya semua selesai pada waktunya.

Meski belum ada sponsor resmi, Iwan yakin kompetisi Liga 2 2021 bakal berjalan lancar.

"Sponsor sampai hari ini PSSI dan LIB masih komunikasi dengan beberapa pihak untuk Liga 2. BRI kami pastikan bukan. Menggelar kompetisi adalah kewajiban kami, dengan atau tanpa sponsor kami akan tetap memutar kompetisi," ujar Iwan Budianto.

Sementara itu, menyoal penunggakan pembayaran gaji pemain Liga 2, Menpora Zainudin Amali meminta PSSI dan LIB untuk menyelesaikan hal tersebut. Pasalnya, gaji adalah hak pemain yang harus dipenuhi.

"Kami minta federasi dan LIB untuk menyelesaikan persoalan gaji ini karena ini hak pemain yang harus dipenuhi dan tidak boleh dilanggar. Sejauh mana penyelesaiannya, kami tunggu karena ini [Liga 2] sudah mulai bergulir. Kami akan awasi hak-hak pemain untuk diselesaikan," ucap Menpora.

[Gambas:Video CNN]

(TTF/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK