Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-23 berpeluang menang melawan Australia dalam leg pertama Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di Stadion Republican Central, Tajikistan, Selasa (26/10) malam. Berikut 3 alasan Timnas U-23 menang lawan Australia.
Sejumlah faktor bisa jadi alasan Timnas U-23 menang melawan Australia pada pertandingan pertama Kualifikasi Piala Asia U-23.
Garuda Muda perlu menang agregat dalam dua pertandingan melawan Australia pada kualifikasi kali ini. Setelah laga pertama pada Selasa hari ini, Timnas U-23 vs Australia akan kembali berduel pada leg kedua, Jumat (29/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelang pertandingan nanti, Australia lebih diunggulkan atas Timnas U-23 berdasarkan rapor lolos ke putaran final Piala Asia U-23. Sejak Piala Asia U-23 digelar pada 2013, Australia selalu lolos ke putaran final, sedangkan Indonesia belum pernah.
Meski tidak diunggulkan, namun Timnas U-23 tidak gentar. Dikutip dari situs resmi PSSI, Asnawi Mangkualam mengatakan Garuda Muda siap memberikan perlawanan kepada Australia.
"Kami pemain sudah siap untuk melakoni laga melawan Australia. Disini kami juga sudah melakoni dua uji coba melawan Tajikistan dan Nepal, itu menjadi tambahan modal kami. Lawan Australia kami ingin memberikan hasil terbaik," kata Asnawi.
Di luar kesiapan Timnas U-23 menghadapi Australia, sejumlah alasan mendukung tim asuhan Shin Tae Yong bisa menang melawan tim berjuluk Olyroos itu.
3 Alasan Timnas U-23 Bisa Menang Lawan Malaysia:
1. Performa Sedang Bagus
Timnas U-23 sedang dalam kondisi bagus. Hal itu terlihat dalam dua kemenangan dalam pertandingan uji coba jelang melawan Australia.
Sebelum bentrok dengan Australia, Indonesia U-23 mengalahkan Tajikistan 2-1 dan menang meyakinkan 2-0 atas Nepal.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Catatan Apik Shin Tae Yong Lawan Australia
Shin Tae Yong punya rapor apik melawan Australia sebagai pemain dan pelatih. (ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA)
2. Australia Bawa Tim Muda
Australia melawan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 dengan membawa pemain-pemain muda. Usia rata-rata pemain Australia U-23 yang dibawa pelatih Trevor Morgan berkisar 20 hingga 21.
Tidak hanya itu, para pemain Australia U-23 itu juga minim jam terbang bersama tim nasional. Bahkan sejumlah pemain tersebut berpeluang debut dengan Australia saat melawan Indonesia nanti.
Minimnya jam terbang para pemain Australia itu bisa dimanfaatkan Timnas U-23 saat kedua tim bersua dalam dua pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23.
Sementara itu, Indonesia mempunyai beberapa pemain yang cukup berpengalaman dengan Tim Merah Putih. Asnawi Mangkualam sudah 26 caps dengan timnas, sedangkan Witan Sulaeman sudah 14 caps.
3. Rapor Shin Tae Yong
Faktor lain yang membuat Timnas U-23 bisa menang melawan Australia adalah rapor Shin Tae Yong. Pelatih asal Korea Selatan itu memiliki catatan apik melawan Australia saat menjadi pemain dan pelatih.
Shin Tae Yong penah dua kali menang melawan Australia saat bersama Korea Selatan U-23. Dua laga itu terjadi pada 1992 silam. Dalam dua pertandingan itu Korsel U-23 masing-masing menang 2-1.
Setelah menjadi pemain, rapor Shin Tae Yong menang atas Australia berlanjut di level pelatih. Eks pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 itu dua kali menang atas Australia, 2-0, 2-1 pada 2015.
[Gambas:Video CNN]