#SaveHajiLulung Mendunia, Lulung: Saya Enggak Ngerti Twitter

Donatus Fernanda Putra, CNN Indonesia | Sabtu, 07/03/2015 11:57 WIB
#SaveHajiLulung Mendunia, Lulung: Saya Enggak Ngerti Twitter Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana, saat memberikan keterangan terkait rapat mediasi antara Gubernur DKI Jakarta dengan DPRD yang berakhir ricuh, Jakarta, Kamis, 6 Maret 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono.)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tanda pagar (tagar) #SaveHajiLulung masih bertahan hingga saat ini dalam daftar trending topics worldwide di Twitter. Sudah semalaman ini, tagar tersebut belum juga turun dari daftar tersebut.

Kendati sudah mendunia, objek yang menjadi pembicaraan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Abraham Lunggana atau yang akrap disapa Lulung justru tidak mengerti dan memahami layanan mikroblogging tersebut. BACA: Dua Tahun Dikicaukan, Tagar #SaveHajiLulung Kini Mendunia

"Saya enggak punya Whatsapp, saya enggak punya Twitter. Twitter apa itu barangnya saya tidak ngerti," ucapnya.


Namun demikian, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengetahui adanya tagar tersebut dan mengapresiasinya dengan baik. Dia juga tidak ambil pusing mengenai komentar negatif yang muncul di balik tagar tersebut. BACA: UPS Disebut USB, Lulung Jadi Korban Meme

"Saya semangat karena saya top ketiga di dunia. Tinggal bagaimana saya menjaga kredibilitas," kata Lulung.

Cuitan dengan tagar #SaveHajiLulung ini sebetulnya tak melulu soal sumpah serapah dan kata cuitan yang bernada negatif. Sebab ada permainan kata-kata di dalamnya.

Cara permainan kata-katanya cukup mudah. Setiap kata dalam bentuk aktivitas yang diikuti tagar ini merupakan pernyataan kontradiktif dari aktivitas sebelumnya. BACA: Kumpulan Lelucon ala Tagar #SaveHajiLulung

"Haji Lulung distop polisi, polisinya yang nanya, "Bapak tahu kesalahan saya?" #SaveHajiLulung" kata cuitan akun @mbot.

Atau seperti cuitan yang dilakukan salah satu akun milik comic @Juipurwoto yang berbunyi "Haji lulung beres jumatan ngambil sendalnya di tempat penitipan, sementara itu jemaah lain langsung pulang... bela2in nyeker #savehajilulung."

Intinya dari tweet bernada satir ini adalah kebalikan dari apa kalimat aktivitas pertama yang dilakukan. "Haji Lulung kalo ke bandara, tas petugasnya yang diperiksa #SaveHajiLulung." tulis @Dzawinur.

Sampai berita ini diturunkan, tagar #SaveHajiLulung menempati posisi ketiga di dunia. Setelah beberapa jam sebelumnya, tagar tersebut berhasil memuncaki daftar cukup lama. (tyo/tyo)