Kini Video 360 Derajat Dapat Disaksikan di YouTube

Amanda Puspita Sari, CNN Indonesia | Sabtu, 14/03/2015 03:58 WIB
Kini Video 360 Derajat Dapat Disaksikan di YouTube Penambahan fitur 360 derajat pada YouTube diperkirakan akan menambah geliat pemakaian camera berlensa 360 derajat. (Ilustrasi/Pixabay/Stux)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situs video YouTube kini dapat memutarkan video yang direkam dengan kamera berlensa 360 derajat, memungkinkan para pemilik VR headset untuk menyaksikan video dengan cakupan layar yang lebih luas.

Fitur terbaru dari YouTube ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pengalaman menikmati video yang lebih interaktif dan atraktif untuk para penonton.

Dilansir dari The Verge pada Jumat (13/3), video 360 derajat memungkinkan penontonnya melihat rekaman dengan cakupan yang lebih luas dan lebar, cocok untuk video aksi olahraga. Fitur ini memberikan kesan bahwa penonton berada di dalam rekaman tersebut.


Pada video yang direkam dengan kamera 360 derajat, Youtube menyajikan kursor empat arah, sehingga penonton mendapatkan sudut pandang yang lebih luas dari adegan rekaman yang sedang ditonton.

Hingga kini video 360 derajat baru bisa ditemukan di Google Street View dan perangkat realitas
maya seperti kacamata Oculus Rift dan Cardboard VR, yang memungkinkan penonton untuk menggerakkan kepala mereka untuk melihat cakupan rekaman yang lebih luas.

Kabar ini sebenarnya sudah santer tersiar sejak Januari lalu, ketika Google menjanjikan bahwa video 360 derajat dapat disaksikan di YouTube. Namun, baru mulai pertengahan Maret fitur ini dapat dinikmati.

Dalam tampilan ponsel, fitur 360 derajat ini hanya dapat tampil jika halaman YouTube diakses dari perangkat iOs, sperti iPhone dan iPad. YouTube menjanjikan fitur ini akan dapat diakses dari perangkat lainnya.

Penambahan fitur ini diperkirakan akan menambah geliat pemakaian kamera berlensa 360 derajat. Apalagi sistem kamera 360 derajat akan dipasarkan secara luas pada tahun ini, termasuk kamera Theta keluaran Ricoh, dan Giroptic keluaran Kickstarter yang dapat merekam melalui tiga arah yang berbeda.

Video yang direkam dengan lensa 360 derajat harus diunggah dengan proses khusus, sementara YouTube berupaya agar nantinya situs ini dapat membedakan video yand direkam dengan kamera biasa dan video 360 derajat secara otomatis.

Google juga telah video 360 derajat dalam aplikasi Google Street View, yang dapat menampilkan pemandangan luas dari sebuah jalan, kota, atau objek wisata. Hasil akhir Street View adalah foto panorama 360 derajat yang dapat diakses dari Google Maps di browser maupun aplikasi mobile.

Berikut contoh video 360 derajat yang dapat dinikmati di Youtube:

[Gambas:Youtube] (ama/ama)