Diketahui Kepler-138b ini mengitari bintang induknya tak sendirian. Ia ditemani oleh dua planet lainnya, Kepler-138c dan Kepler-138d. Orbit mereka pun sangat rapat. Secara berurutan, ketiganya mengorbit 'mataharinya' selama 10 hari, 14 hari, dan 23 hari.
Dari jurnal Nature yang dipublikasikan tim ilmuwan, saking rapat orbitnya, posisi ketiga planet ini sangat berdekatan. Kemudian, Kepler-138b yang permukaannya berbatu ini diyakini sangatlah panas membara. Para ilmuwan pun langsung menyimpulkan eksoplanet mungil ini tidak mungkin layak huni bagi makhluk hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nyatanya tak hanya Kepler-138b sebagai kembaran Mars yang mendiami Lyra. Bulan Januari kemarin, NASA juga menemukan eksoplanet kembaran Bumi bernama Kepler-438b dan 442b.
Walau permukaan Kepler-438b dipercaya oleh peneliti NASA, Doug Caldwell, mengandung bebatuan dan elemen air, tetap saja umat manusia harus meneliti langsung ke planet tersebut untuk menentukan kandungan batu, air, dan gas di sana.
"Setiap Kepler memburu para planet dan berhasil mengumpulkan data yang seperti harta karun ini, menandakan kita sudah selangkah lebih dekat untuk menjawab pertanyaan apakah itu sendirian di alam semesta," ujar John Grunsfeld dari NASA beberapa waktu silam, menanggapi soal temuan eksoplanet di luar sistem tata surya.
(eno)