Saking Panasnya, Tak Ada Kehidupan di Planet Mirip Mars

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Jumat, 19/06/2015 16:35 WIB
Saking Panasnya, Tak Ada Kehidupan di Planet Mirip Mars
Jakarta, CNN Indonesia -- Instrumen Kepler milik badan antariksa Amerika Serikat, NASA baru-baru ini berhasil menemukan eksoplanet baru bernama Kepler-138b diyakini sebagai planet kembaran Mars. Apakah eksoplanet itu bisa membuka celah harapan ilmuwan sebagai tempat layak huni?

Diketahui Kepler-138b ini mengitari bintang induknya tak sendirian. Ia ditemani oleh dua planet lainnya, Kepler-138c dan Kepler-138d. Orbit mereka pun sangat rapat. Secara berurutan, ketiganya mengorbit 'mataharinya' selama 10 hari, 14 hari, dan 23 hari.


Dari jurnal Nature yang dipublikasikan tim ilmuwan, saking rapat orbitnya, posisi ketiga planet ini sangat berdekatan. Kemudian, Kepler-138b yang permukaannya berbatu ini diyakini sangatlah panas membara. Para ilmuwan pun langsung menyimpulkan eksoplanet mungil ini tidak mungkin layak huni bagi makhluk hidup.


Lagi pula, sebuah planet bisa dikatakan layak huni apabila ukurannya menyerupai Bumi dan mengorbit bintang yang sama seperti Matahari, serta menyelesaikan waktu orbit dalam kurun waktu sekitar satu tahun.

Massa Kepler-138b adalah 0,066 dari massa Bumi -- bisa dibilang massa dan kepadatannya masih di bawah Mars. Bobot Mars sendiri sekitar sepersepuluh dari bobot Bumi. Bisa dibilang Kepler-138b adalah eksoplanet super mungil yang sangat ringan, mengingat Mars adalah planet terkecil di sistem tata surya.

Jarak Kepler-138b juga terbilang jauh, yaitu berada di konstelasi Lyra sekitar 200 tahun cahaya dari Bumi.

Nyatanya tak hanya Kepler-138b sebagai kembaran Mars yang mendiami Lyra. Bulan Januari kemarin, NASA juga menemukan eksoplanet kembaran Bumi bernama Kepler-438b dan 442b.

Walau permukaan Kepler-438b dipercaya oleh peneliti NASA, Doug Caldwell, mengandung bebatuan dan elemen air, tetap saja umat manusia harus meneliti langsung ke planet tersebut untuk menentukan kandungan batu, air, dan gas di sana.

"Setiap Kepler memburu para planet dan berhasil mengumpulkan data yang seperti harta karun ini, menandakan kita sudah selangkah lebih dekat untuk menjawab pertanyaan apakah itu sendirian di alam semesta," ujar John Grunsfeld dari NASA beberapa waktu silam, menanggapi soal temuan eksoplanet di luar sistem tata surya.


(eno)