IndonesiaX, Situs untuk Belajar dan Kursus Online

Aditya Panji, CNN Indonesia | Rabu, 26/08/2015 05:30 WIB
IndonesiaX, Situs untuk Belajar dan Kursus Online ejumlah pelajar mengikuti Ujian Nasional (UN) berbasis komputer di SMK Negeri 1, Jakarta, Senin, 13 April 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia kedatangan sebuah situs web belajar atau kursus online yang akan diisi oleh sejumlah ahli sebagai pengisi materi. Situs tersebut adalah IndonesiaX yang diluncurkan pada 17 Agustus 2015, tepat ketika Indonesia berusia 70 tahun.

IndonesiaX merupakan situs kursus online terbuka besar-besaran (massive open online courses/MOOC) dari universitas atau institusi terbaik. Para pemirsa situs ini dapat menikmati materi secara gratis, di mana saja dan kapan saha selagi terhubung dengan Internet.

Seminggu setelah diluncurkan, situs yang beralamat www.indonesiax.co.id ini, telah memiliki 10.000 pendaftar kursus dan pengunjung yang berasal dari 351 kota dan 65 negara.


Baca juga: Badan Siber Nasional Tidak Gandeng Intelijen AS

Hingga saat ini, sudah ada empat pemberi materi di IndonesiaX yang memberikan empat topik kursus.

Mereka adalah Prof. Rhenald Kasali yang memberi topik "Change Management," Dr. Edmon Makarim dengan "Cyber Law: Rights and Obligantions," dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito yang membawakan topik "Investasi dan Pasar Modal."

Dalam waktu dekat bakal bergabung pemberi materi CEO Net Mediatama Televisi, Wishnutama Kusubandio dengan topik "Introduction to Broadcasting."

Dengan media Internet, para pengelola IndonesiaX berharap persoalan pendidikan seperti ini dapat menyelesaikan masalah ketersediaan dan keterjangkauan sara dan prasarana pendidikan.

CEO dan Presiden Direktur IndonesiaX, Lucyanna Pandjaitan mengatakan, kursus online mendemokratisasi cara belajar karena siapa saja yang terhubung Internet dapat mengikuti MOOC tanpa harus mendaftarkan diri di universitas atau pendidikan formal.

"MOOC yang disediakan oleh IndonesiaX tak terbatas pada topik akademis, tapi juga berbagai topik keterampilan,” ujar Lucyanna.

Video MOOC yang tayang di IndonesiaX dibatasi durasi maksimalnya satu jam per pekan dan video kursus dibagi beberapa bagian agar memudahkan pengguna yang mau mengunduh video.

Ke depan, IndonesiaX berencana menghadirkan aplikasi di Android dan iOS untuk agar pengguna dapat mengakses dari perangkat mobile seperti ponsel pintar dan tablet.

IndonesiaX bakal memungkinkan pengguna untuk mengunduh transkrip kursus video, serta tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Hal ini diharapkan mampu mengakomodir para tuna rungu yang ingin tetap menikmati materi di IndonesiaX.

Pengelola juga akan memanfaatkan teknologi kompresi data sehingga para pengguna yang memiliki akses Internet lambat tetap bisa menikmati konten materi. (adt/tyo)