Rudiantara sejak awal berharap agar industri telekomunikasi dapat berbagi (sharing) infrastruktur. Saat ini, ia punya rencana melakukan berbagi infrastruktur secara aktif atau active sharing.
Active sharing ini tak menutup kemungkinan para operator telekomunikasi melakukan berbagi perangkat radio pemancar sampai frekuensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Active sharing, menurut Rudiantara, dapat menekan belanja modal perusahaan telekomunikasi dan menekan defisit neraca perdagangan Indonesia yang salah satunya dipicu oleh tingginya angka impor produk telekomunikasi, mulai dari radio pemancar sampai ponsel untuk konsumen.
“Sharing hanya awal dari proses konsolidasi. Intinya efisiensi. Dengan sharing kita dapat meningkatkan skala ekonomi,” ujar Rudiantara dalam diskusi IndoTelko Forum bertajuk “4G, What’s Next?” di Jakarta, Senin (7/12).
Ia pun mendorong agar perusahaan telekomunikasi dapat melakukan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah. Ia mengancam bakal mencabut izin operator seluler yang tidak komitmen melakukan pembangunan infrastruktur.
“Kalau tidak perform, cabut saja. Kalau sekadar denda, tidak ada benefit buat industri,” tegas Rudiantara.
Hal ini dinilai Menkominfo sejalan dengan upaya membangun ekosistem digital yang ingin ditempuh operator seluler, sebagai “alat” ampuh sebagai enabler pertumbuhan ekonomi.
(adt/eno)
