Financial Times melaporkan, sejumlah perusahaan teknologi seperti Google dan Facebook telah berupaya melobi pejabat Uni Eropa agar aturan baru tersebut masih bisa dinegosiasi.
Selain membela diri mengenai perkembangan pesat dari penggunaan media sosial di kehidupan remaja, kritik lainnya mengatakan bahwa sudah banyak remaja terlanjur berbohong mengenai usia mereka di ranah online.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peraturan baru ini nanti akan memaksa para perusahaan teknologi untuk melaporkan kepada pihak otoritas negara dalam kurun waktu 72 jam apabila terjadi pelanggaran data oleh pengguna.
Pemerintah di sejumlah negara Eropa memang dikenal sering berurusan dengan perusahaan teknologi seperti Google dan Facebook yang seringkali membahas persoalan privasi pengguna hingga ujaran kebencian yang dipublikasikan oleh konsumen. (adt/tyo)