Mach yang berasal dari Polandia kini menjabat sebagai CEO dan baru saja mendapatkan pendanaan sebesar US$ 150 ribu atau setara Rp 2 miliar. Bukan jumlah yang sedikit, mengingat sangat jarang startup di negara ini mendapatkan pendanaan sebesar itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, ketika aplikasi pesan instan lainnya berbasis kata, Five lebih mengedepankan ikon tanda tangan sebagai penerjemah setiap kata.
Aplikasi Five (Dok.Five) |
Usahanya pun membuahkan hasil, jalan terjalnya untuk mendapatkan pendanaan berhasil. Walaupun sebelumnya, dia sempat dipandang sebelah mata, khususnya dari umur dan penampilannya.
"Mereka mengenakan jas dan sebagainya bukan hoodies dan t-shirt," katanya.
"Saya pikir ketika investor melihat seorang anak 18 tahun, mereka tidak bisa mengatakan mereka percaya pada saya begitu saja," tambah Mach, seperti dikutip dari Business Insider.
Kini setelah mendapatkan pendananya, Mach mengatakan bahwa Five akan fokus membangun fitur aplikasi dan mengembangkan aplikasinya agar bisa diterima di berbagai negara. (tyo)
Aplikasi Five (Dok.Five)