Vestberg telah memimpin Ericsson sejak 2010. Beberapa bulan terakhir kepemimpinannya dipertanyakan, terutama setelah laporan kuartal pertama 2016 yang menunjukkan pelemahan penjualan hingga membuat saham Ericsson turun 15 persen.
Ketua Dewan Komisaris Ericsson, Leif Johansson mengatakan, perusahaan membutuhkan pemimpin baru untuk mendorong fase berikutnya dalam mengembangkan Ericsson.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ericsson Cari Industri Baru untuk Solusi IoT |
Sebelumnya, dua investor mayoritas Ericsson, yaitu Investor AB and Industrivarden AB, telah meminta Vestberg untuk turun dari jabatannya dan mencari pengganti untuk jadi nahkoda baru.
Selanjutnya, Ericsson berencana melakukan efisiensi biaya dan berusaha beradaptasi dengan lingkungan pasar saat ini. Pencarian CEO baru bakal mengulas kandidat dari internal maupun eksternal.
Lihat juga:Internet 5G akan Jadi 'Peledak' Tren IoT |
Di pasar global, Ericsson memiliki pesaing kuat Nokia yang telah menyelesaikan aksi akuisisi atas Alcatel Lucent, juga Huawei yang berani menjual produk dan layanan dengan harga lebih murah dari Ericsson. (adt/tyo)