Mengutip Slashgear, Samsung mengklaim berhasil menjual lebih dari 10 ribu unit Galaxy Note 7 di hari pertama penjualannya kembali pada Sabtu (1/10).
Hal ini tentu menepis dugaan banyak pihak yang menduga terjadi penurunan minat konsumen untuk membeli kembali Galaxy Note 7.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mencatatkan angka penjualan yang fantastis, pihak perusahaan merasa masih perlu melihat performa penjualan dalam beberapa hari kedepan di pasar lokal.
"Keputusan untuk menarik Galaxy Note 7 dari pemasaran merupakan keputusan tepat. Kami belajar banyak dari insiden itu dan akan terus memprioritaskan unsur keamanan," tulis pihak Samsung dalam sebuah pernyataan.
Keputusan Samsung untuk menarik dan menghentikan sementara penjualan Galaxy Note 7 dinilai sebagai sebuah langkah bijak untuk menyelamatkan image perusahaan. Meski di sisi lain, Samsung harus menghadapi fakta lain seperti menurunnya nilai saham dan proyeksi penjualan ponsel terbarunya itu.
Hwa Min Sung, analis dari Samsung Securities menyebut keputusan recal berimbas pada proyekni penjualan yang semula 12 juta unit menjadi 6 juta unit. Namun begitu, hal tersebut tergolong langkah tepat untuk menyelamatkan image perusahaan.
Selain mulai dipasarkan kembali di Korea Selatan, Galaxy Note 7 dipastikan juga akan dipasarkan kembali di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. (evn)