SoftBank Sukses Caplok Uber

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Sabtu, 30/12/2017 02:30 WIB
SoftBank Sukses Caplok Uber SoftBank, raksasa telekomunikasi asal Jepang, dan pihak investor lainnya akan memberi Uber US$1,25 miliar investasi baru sebagai bagian dari transaksi. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia -- SoftBank dan rekan investor lainnya berhasil mengakuisisi 18 persen saham Uber. Ini menjadi kemenangan besar bagi CEO baru Uber dan karyawan perusahaan.

“Kami harapkan dapat mendukung investasi teknologi kami, mendorong pertumbuhan, dan memperkuat tata kelola perusahaan kami," kata juru bicara Uber, seperti dilansir recode.

SoftBank, raksasa telekomunikasi asal Jepang, dan pihak investor lainnya juga akan memberi Uber US$1,25 miliar investasi baru sebagai bagian dari transaksi. Investasi tersebut diperkirakan akan diselesaikan pada Januari 2018.


"Kami memiliki kepercayaan yang luar biasa pada kepemimpinan dan karyawan Uber dan kami sangat antusias untuk mendukung Uber, karena mereka menemukan kembali cara bagaimana orang dan barang diangkut ke seluruh dunia," kata Rajbev Misra dari SoftBank, Jumat (29/12).


Dengan berhasilnya kesepakatan ini, akan ada beberapa dampak besar pada Uber dan Softbank sendiri. Dampak yang pertama, Benchmark yang merupakan investor terbesar Uber kemungkinan akan mencabut tuntutannya pada mantan CEO Travis Kalanick.

Ini karena Benchmark merupakan salah satu penjual saham Uber yang kini dikuasai Softbank.

Reformasi Tata Kelola

Dampak kedua adalah Uber akan memberlakukan reformasi tata kelola yang melemahkan dua kubu yang bertikai, Benchmark dan Kalanick. Perusahaan juga bakal menambah jumlah anggota direksi menjadi 17 orang, dua di antaranya akan berasal dari SoftBank.


Recode menyebut bahwa banyak orang akan kecipratan dampak akuisisi tersebut. Banyak investor yang telah menguangkan saham Uber yang kini seharga sekitar US$33 per lembar pada Kamis (28/12).

Karyawan Uber pada masa paling awal serta memiliki saham dan menjualnya, sekarang pun menjadi jutawan. Sementara, perusahaan ventura jelas bisa merasakan miliaran dolar uang mengalir ke rekening bank mereka.

Selain itu, Uber kini memiliki mitra strategis yang kuat di SoftBank, yang dapat membantu Uber mendapatkan lebih banyak kemitraan, terutama di Asia. (asa)