Kabupaten Bintuni menjadi tempat penggelaran kabel optik bawah laut. Mulai dari Bintuni, kabel akan terus ditarik oleh kapal Nostag 10 melewati Tangguh, Teminambuan, Timika, Agats, dan Kepi.
Kabel laut yang membentang di tahap satu ini berkisar 743 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PTT merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) bentukan konsorsium PT Mora Telekomunikasi Indonesia (Moratelindo), PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) Tbk, dan PT Smart Telecom, dengan komposisi 70 persen Moratelindo, 28 persen IBS, dan dua persen Smart Telecom.
Benyamin memperkirakan keseluruhan pemasangan kabel akan selesai pada September 2018 dan siap dioperasikan tak lama setelahnya.
"Jadi akhir tahun ini layanan broadband sudah bisa dirasakan," terangnya.
Dalam Paket Timur ini, panjang kabel optik yang membentang di bawah laut sekitar 4.426 kilometer dan darat sekitar 2.453 kilometer.
Palapa Ring Paket Timur menghubungkan 35 kabupaten/kota di wilayah timur Indonesia mulai dari Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, hingga Papua Barat. Proyek ini merupakan infrastruktur tulang punggung telekomunikasi yang bertujuan menggoda perusahaan telekomunikasi yang enggan berinvestasi besar di tempat sepi pelanggan.
Total kapasitas yang ditawarkan dari proyek Palapa Ring Paket Timur ini mencapai 80 Gbps dengan nilai proyek sekitar Rp5,1 triliun. (nat)