"Terdapat hari tanpa hujan dengan kriteria ekstrem (lebih dari 60 hari) di sebagian kecil Cirebon barat," ujar Kepala Stasiun Geofisika Bandung Tony Agus Wijaya, Rabu (15/8).
Ia menjelaskan, HTH dengan kategori ekstrem di Cirebon tercatat pada pos hujan Tukmudal (78 hari), Wanasaba Kidul (106 hari), Sindang Jawa (105 hari), Cangkol (106 hari) dan Majalengka selatan yakni tercatat pada pos hujan Banjaan (77 hari), Rawa (74 hai), Sunia (77 hari), Talaga (85 hari), Cikijing(77 hari) dan Majalengka (75 hari).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan kriteria HTH sangat pendek hingga menengah dengan rentan 1-20 hari hanya terjadi di beberapa wilayah Jawa Barat, seperti Bogor, Subang barat dan selatan, Tasikmalaya dan Ciamis selatan.
Untuk wilayah Bandung, menurutnya masih dalam situasi musim kemarau sampai Oktober mendatang. Sehingga belum memasuki HTH ekstrem, tapi akan ada ganguan cuaca jangka pendek dengan turunnya hujan 1 hingga 3 hari.
Lebih lanjut Tony menjelaskan, musim kemarau di Jabar secara umum terjadi sejak Mei sampai dengan Oktober. Sehingga, pihaknya mengimbau agar warga untuk mewasadai potensi kebakaran.
"Perlu antisipasi potensi kebakaran lahan dan rumah," ucapnya. (hyg/eks)