Canggih, Hotel di China Layani Tamu Pakai Robot dan IoT

CNN Indonesia | Kamis, 08/11/2018 06:44 WIB
Canggih, Hotel di China Layani Tamu Pakai Robot dan IoT Ilustrasi (Istockphoto/Aimintang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebagian besar operasional hotel yang berada di Hangzhou, China, menggunakan robot dan perangkat IoT. Hanya sedikit pegawai yang akan dijumpai oleh tamu di hotel yang diberi nama FlyZoo ini. Manusia hanya dipekerjakan untuk melakukan bersih-bersih.

Saat masuk ke hotel, robot setinggi satu meter akan menyambut tamu. Ia akan menggunakan teknologi pengenal wajah untuk mengingat tamu-tamunya. Hotel juga akan mengunggah detil tamu mereka ke sistem keamanan publik nasional di China menggunakan mesin yang ditempatkan di lobi.

Begitu melakukan check-in, informasi tamu akan dibagi ke semua layanan di hotel. Sehingga, begitu tamu masuk lift, ia akan langsung diantar ke lantai yang dituju. Pintu kamar pun otomatis terbuka ketika kamera mengenali wajah tamu sebagai penghuni kamar.


Robot pun bisa melakukan layanan kamar, semisal untuk mengantarkan makanan. Speaker yang tertanam di area hotel bisa dgunakan untuk melakukan pengaturan suara (voice-control) terhadap semua perangkat yang ada di kamar. Mulai dari mengatur temperatur, intensitas cahaya, dan peralatan lainnya.

Lantas berapa harga yang harus dibayar untuk menginap di hotel canggih ini? FlyZoo menawarkan harga permalamnya sebesar 3000 yuan (sekitar Rp6,3 juta) sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Berdasarkan pantauan Fliggy, layanan travel Alibaba, sudah ada 942 pesanan untuk hotel ini.

FlyZoo adalah hotel besutan Alibaba. Dengan memperbarui sistem manajemen hotel, menurut Wang Qun, CEO FlyZoo Hotel Alibaba, penginapan ini 1,5 kali lebih efisien dari hotel sejenis. Kabarnya, Tmall, layanan e-commerce Alibaba juga akan melakukan hal serupa untuk layanan manajemen rantai pasokannya.

"Sistem AI yang baru akan membantu meningkatkan efisiensi manajemen hotel dan mengurangi setengah dari kebutuhan tenaga kerja," kelas Qun, seperti dikutip GBTimes

Hotel ini menjadi langkah Alibaba berikutnya untuk masuk ke sektor IoT. Semakin matangnya bisnis konsumer di China, produk terkait IoT makin mendapat perhatian dari raksasa teknologi di negeri itu, termasuk saingan Alibaba, Tencent.

Selain itu, baru-baru ini Baidu mengumumkan bahwa InterContinental di Shanghai Wonderland akan menggunakan speaker cerdas perusahaannya untuk pengoperasian di dalam kamar. Sementara itu, Alibaba juga telah membuat perjanjian kerjasama dengan Marriott sebelum membuka hotel tanpa pegawainya itu, seperti dilansir TechNode. (eks/eks)