Bisnis Seluler Menciut, Indosat Investasi Solusi Bisnis

CNN Indonesia | Jumat, 16/11/2018 01:38 WIB
Bisnis Seluler Menciut, Indosat Investasi Solusi Bisnis Ilustrasi (CNN Indonesia/Aditya Panji)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indosat memberikan jatah investasi sekitar 30 persen untuk layanan bisnis di segmen enterprise (perusahaan besar). Menurut Direktur Indosat Ooredoo Arief Musta'in hal ini dilakukan untuk mencari sumber pendapatan baru perusahaan.

"Iya sekitar angka itu," jelasnya saat ditanyai wartawan apakah Indosat akan menempatkan investasinya di angka 30 persen untuk layanan bisnis ketika ditemui di kantor Indosat, Rabu (14/11).

Selain itu,Arief juga menjelaskan bahwa langkah ini dilakukankarenamenciutnya nilai bisnis seluler ke depan.
"Sekarang udah bergeser ya. Conectivity (bisnis seluler) iya, tapi karena itu akan selalu turun maka salah satu andalan kita ke depan adalah solusi (untuk bisnis korporat). Jadi digital yang mentransformasi," tuturnya.


Sayangnya, Arief tak memberikan keterangan lebih detail mengenai angka pergeseran proporsi tersebut. Ia hanya menyebut bahwa ke depan ICT akan menjadi bisnis andalan perusahaan. Dari guyuran investasi tersebut, Indosat menargetkan bahwa sektor ini bisa menyumbang pendapatan dobel digit ke perusahaan itu.

"Kita sih menargetkan dobel digit ya, jadi ini challange (tantangan) ya karena selama ini kita agak menggeser komponen dari komposisi revenue (pendapatan) Indosat. Ini menjadi salah satu strategi baru," kata dia.

Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa saat ini pihaknya akan memperkuat layanan bisnis teknologi informasi (ICT) untuk membantu transformasi digital enterprise maupun pemerintah dalam membangun layanan publik.

"Ini pendekatannya agak berbeda ya. Jadi pendekatan kita selama ini kan transaksional sehingga kita strateginya adalah transformasional. At least, jadi Indosat sekarang terlibat langsung dalam proses-proses transformasi," jelas Arif.

Bisnis ICT ini akan menyasar mulai dari sektor transformasi, layanan publik, hingga energi. Solusi yang disediakan juga berlapis mulai dari infrastruktur, cloud, hingga digital payment, internet of things dan big data.

Saat ini Indosat Ooredoo Business telah menjadi mitra solusi untuk pembangunan Bandara Internasional Kertajati - Jawa Barat. Bandara yang dibangun hanya selama sekitar 2 tahun tersebut merupakan salah satu bandara pertama tanpa menggunakan uang tunai bagi masyarakat.

Sementara itu, Indosat juga menjadi mitra solusi smart city juga di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, bersama Indosat. Solusi itu dibangun untuk pusat pelayanan publik (command center) dan lain sebagainya.
(kst/eks)