Masih Diblokir, Sebagian Warga Jayapura Bisa 'Internetan'

eks, CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 13:58 WIB
Masih Diblokir, Sebagian Warga Jayapura Bisa 'Internetan' Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebagian warga di Jayapura, Papua mengaku sudah bisa mengakses internet. Padahal pemerintah menyebut kota Jayapura masih dalam pengawasan sehingga belum masuk daerah yang masih diblokir internetnya.

Hal ini diungkap Destin Nurunnajmi, warga di Jayapura. Menurutnya ia sudah bisa menggunakan paket internet Telkomsel sejak 4 hari lalu.

"Iya sudah lancar, sudah sekitar 4 hari," tulisnya saat dihubungi via pesan teks, Kamis (5/9).
Kemarin, dalam siaran persnya Kemenkominfo menyebut pemblokiran akses internet masih dilakukan di 10 kota di Papua dan 3 kota di Papua Barat.


Kota/kabupaten di Provinsi Papua yang belum dibuka akses internetnya yakni Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo dan Nabire.

Sementara Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kota Manokwari di Papua Barat juga belum dibuka dan akan terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.

Menurut pengakuan Destin, saat pembatasan internet diberlakukan, ia menggunakan VPN dan WiFi jika ingin tersambung ke internet.

"Itu pun kadang-kadang aja nyambungnya," tambahnya lagi.

Sementara sebagian warga lain di Jayapura mengaku memang masih belum bisa mengakses internet. Hal ini seperti diaku kontributor CNNIndonesia, Albert Matatula.

"Belum bisa di Jayapura, saya masih pakai WiFi untuk internetan, Indihome," jelasnya saat dihubungi via telepon, Kamis (5/9).

Hal serupa diungkap Ketut Rida, pegawai PT Freeport mdi Timika, Papua. Menurutnya hingga pagi ini ia masih belum bisa mengakses internet menggunakan layanan data Telkomsel.

"Sampai tadi pagi (internet) belum bisa," tuturnya, saat dihubungi via telepon. "Kami internetan pakai WiFi.ID," lanjutnya.
WiFi.ID adalah layanan wifi berbayar menggunakan kabel optik milik Telkom.

Pihak Telkomsel dan Indosat pun menyebut sudah membuka akses internet pada kota dan kabupaten yang ditunjuk pemerintah. (eks)