Tips Otomotif

Aman Main Offroad bagi Pemula

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Sabtu, 21/09/2019 12:56 WIB
Aman Main Offroad bagi Pemula Olahraga offroad dibutuhkan keterampilan khusus untuk terlepas dari jebakan. (Foto: Dok. Dokumentasi Indonesian Offroad Expedition (IOX))
Jakarta, CNN Indonesia -- Mengendarai mobil di jalan aspal berbeda dengan mengendarai mobil di lintasan lumpur, pasir, tanah, bebatuan yang biasa disebut offroad. Untuk menaklukkan medan offroad, pengemudinya butuh keahlian khusus.

Untuk seorang profesional, melintasi medan yang menantang dirasa sangat mudah. Namun bagaimana dengan offroader pemula?

Buat pemula, olahraga yang berkaitan dengan mobil 4x4 ini tidak hanya menantang, tapi juga bisa menyulitkan. Terjerembab, bahkan terjebak di satu kubangan yang ada pada lintasan bisa menjadi hal lumrah buat pemula.


Kita bisa mengantisipasi 'kegagalan-kegagalan' di lintasan jika mengerti triknya. Berikut tips bermain offroad bagi pemula:

Dimulai Mengikuti Komunitas Offroad

Apabila belum memiliki pengalaman dan baru pertama kali mencoba, sangat disarankan untuk bergabung dengan klub atau komunitas. Bisa juga dengan menumpang kendaraan lain yang sudah berpengalaman.

Jangan langsung melakukan kegiatan offroad sendiri, karena akan sangat berbahaya. Standar keselamatan untuk offroad yang berlaku umum minimal berdua atau akan lebih baik lagi jika bertiga. Bergabung dengan klub atau komunitas akan menjadi pilihan terbaik karena bisa menambah ilmu sekaligus berbagi pengalaman.

Pahami Medan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya memahami terlebih dahulu jenis atau kontur yang bakal ditempuh. Kegiatan offroad dapat terbagi menjadi beberapa jenis pilihan seperti fun offroad, extreme, speed, adventure offroad dan touring offroad.

Masing-masing kegiatan punya trek dan tantangan tersendiri. Hal ini penting dipahami agar seseorang bisa memilih kegiatan offroad sesuai dengan kemampuan dan jenis kendaraan yang dibutuhkan.

Kuasai Teknik

Kita perlu menguasai tekniknya. Tapi umumnya yang perlu diketahui antaranya menggunakan kecepatan rendah saat menghadapi kontur jalan menanjak atau menurun. Semakin pelan pergerakan mobil, maka akan semakin mudah dikendalikan.

Kemudian, tetap rileks dan jangan panik, tarik napas dalam-dalam dan pikirkan trik untuk lolos dari rintangan. Sebagai contoh, saat kita menyeberang lintasan air seperti sungai. Sangat penting mengecek kedalaman air dan mengamati seberapa deras aliran air tersebut sebelum menyeberanginya.

Disarankan untuk melihat kondisi medan tanpa kendaraan terlebih dahulu untuk mengetahui kedalaman serta menemukan rintangan yang mungkin dihadapi.

Mengandalkan Fitur Mobil

Kecanggihan atau fitur pada mobil mungkin bisa sedikit membantu kita saat berada di lintasan.

Berbagai fitur krusial untuk menjaga keselamatan saat berkendara antaranya Hill Launch Assist (HLA) yang membantu menahan kendaraan saat berhenti di tanjakan, Hill Descent Control (HDC) yang membantu mengontrol kecepatan pada saat jalanan menurun, dan Electronic Stability Control (ESC) yang mengaktifkan tekanan rem pada saat ban menahan kekuatan mesin, serta mencegah kendaraan kehilangan kontrol saat tergelincir.

Bahan Bakar Cadangan

Bahan bakar cadangan juga menjadi hal penting sebelum melakukan petualangan dengan menelusuri alam bebas menggunakan mobil offroad. Jalur offroad kita bakal sulit menemukan ketersediaan bahan bakar, oleh sebab itu sangat penting membawa bahan bakar cadangan saat perjalanan. (ryh/mik)