Dalami Bisnis Finansial, Grab Luncurkan Kartu Mastercard

eks, CNN Indonesia | Selasa, 10/12/2019 04:31 WIB
Dalami Bisnis Finansial, Grab Luncurkan Kartu Mastercard (Screenshot via web Grab.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab meluncurkan kartu fisik untuk layanan pembayaran bekerjasama dengan Mastercard, Kamis (5/12). Namun, kartu ini tidak disebut sebagai kartu debit atau kredit. Kartu fisik ini akan menjadi perpanjangan dari kartu digital yang ada di aplikasi GrabPay Card.

Kartu fisik GrabPay tidak dilengkapi dengan angka. Grab beralasan hal ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan transaksi. Semua detil kartu akan tertera di kartu digital yang ada di aplikasi Grab Pay. Selain itu, kartu tanpa nomor ini juga menjadi yang pertama di Asia.

"Kami akan terus menambah fitur pada dompet digital dan kartu ini, agar pengguna bisa lebih mudah melakukan pembayaran," jelas Huey Tyng Ooi, Managing Director GrabPay.

Dalam keterangan di situsnya, Grab menyebut kartu fisik yang diluncurkan hari ini adalah opsional.


Sebab, kartu utama adalah kartu digital GrabPay. Kartu digital ini dilindungi dengan PIN, pengguna bisa melacak detil pengeluaran, dan langsung memblokir kartu dari aplikasi jika kartu fisik hilang atau ada transaksi yang mencurigakan. Kartu digital ini bisa digunakan bertransaksi lewat internet, untuk membayar e-commerce misalnya.

Kartu fisik tanpa nomor ini saat ini baru meluncur di Singapura. Filipina akan menjadi negara tujuan selanjutnya di awal 2020. Sementara negara Asia Tenggara lain akan menyusul kemudian.

Dengan adanya kartu fisik, pengguna GrabPay bisa melakukan transaksi fisik dengan mesin EDC di seluruh Asia dan Amerika Selatan. Ketika pengguna bertransaksi di luar negeri, aplikasi GrabPay akan menampilkan harga kurs yang berlaku, sehingga pengguna bisa mengetahui pengeluaran mereka.

Sumber dana kartu ini bisa dihubungkan dengan kartu debit atau kartu kredit pengguna. Jika tak punya rekening atau menghubungkan kartu mereka, ada pilihan untuk mengisi saldo.

Awal tahun ini, Grab mengumumkan akan menjadi pemain penyedia layanan finansial terbesar di Asia Tenggara. Sebuah laporan menyebut Grab juga tengah mencari konsorsium untuk mendapatkan lisensi bank di Singapura, mengutip Channel News Asia.

Sementara di Indonesia, santer beredar kabar kalau Bank Artos akan dijadikan bank digital yang menangani transaksi Gojek.

Sebelumnya, Apple pun mengeluaran layanan pembayaran finansial yang sama-sama menggandeng Mastercard. Sistem kerjanya mirip dengan GrabPay. Pengguna memiliki kartu digital dalam bentuk aplikasi dan kartu fisik. (eks)