"Dih Anies kerja nya ngapain dah, Surabaya ampe banjir gini," tulis pengguna akun Twitter @FahrurRsy saat membalas kicauan berita dari CNNIndonesia.com.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru tadi nelfon temen kerja di Surabaya, nanya kenapa ga pulang, terus dijawab lagi hujan, gataunya selebat ini. Surabaya Banjir salah Pa Anies nih," kicaunya.
Sementara itu, pemilik akun @masboyor meluapkan emosinya dengan menyalahkan Anies melalui kicauan menggunakan huruf kapital.
"YANG BENER PAK ANIES KALO KERJA. MASA SURABAYA BISA BANJIR BGNI?" tulisnya.
[Gambas:Twitter]
Tak hanya meluapkan emosi, sejumlah warganet memanjatkan doa agar banjir cepat surut. Ada pula yang berharap agar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tak diminta mundur akibat banjir.
"Innalillahi, Surabaya banjir. Semoga gubernur nya ga diminta mundur. Cukup pendemo gubernur DKI aja yang Pe'ak," kicau pengguna akun Twitter @olstore_unik.
[Gambas:Twitter]
Banjir mulai menggenangi sebagian wilayah di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, pada Rabu (15/1). Pusat titik genangan banjir terpantau terletak di wilayah kompleks pertokoan atau Ruko Darmo Park II.
Salah satu warga sekitar, Tamsir (43), mengaku hujan mulai turun sekitar pukul 16.00 WIB hingga pukul sekitar pukul 18.00 WIB.
"Di pintu (pembuangan) air, luar biasa sampahnya, sampah botol, kayu, plastik banyak sekali. Itu salah satu penyebabnya. Kayunya besar-besar," kata Eddy, ditemui di lokasi. (has)