Grab-BRI Venture Dukung Startup Tumbuhkan Bisnis

Grab Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 20/03/2020 11:16 WIB
Grab Indonesia bekerja sama dengan BRI meluncurkan Restaurant Value Add Services dan B2B Logistic untuk membantu para pengusaha mikro. Ilustrasi Grab Indonesia. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab Indonesia bekerja sama dengan BRI Venture memberdayakan para pengusaha mikro melalui Grab Ventures Velocity (GVV) dengan dua jalur berbeda yaitu Restaurant Value Add Services dan B2B Logistic.

Jalur pertama bertujuan untuk merangkul startup yang menghadirkan solusi digital bagi pemilik UKM di bidang restoran untuk dapat menumbuhkan bisnisnya, menekan biaya, dan melancarkan operasionalnya. Sementara jalur kedua menargetkan startup industri logistik untuk meningkatkan inovasi warehousing dan trucking space.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan kegiatan GVV diharapkan dapat meningkatkan kualitas startup tanah air melalui bimbingan dan juga akses pasar sehingga bisa mendukung upaya pemerintah untuk mendorong ekonomi digital.


"Memasuki tahun ke-6 beroperasi di Indonesia, membuat kami memahami apa saja tantangan dan kebutuhan yang dihadapi perusahaan startup yang sedang berkembang di tanah air, " jelas Neneng dikutip dari situs resmi Grab, Selasa (17/3).

Kehadiran GVV angkatan tiga ini pun disambut baik oleh pemerintah. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan pemerintah telah melakukan upaya berkelanjutan untuk mendukung UKM melalui berbagai pelatihan dan program. Dengan bantuan teknologi, UKM dapat mengembangkan dan memperluas bisnisnya.

"Melalui Grab Ventures Velocity, saya sangat menantikan hadirnya startup-startup potensial yang dapat memberikan solusi digital bagi UKM di bidang restoran untuk dapat menumbuhkan bisnisnya, mengurangi biaya, dan melancarkan operasionalnya; serta startups yang dapat mendigitalisasi dan mengoptimalkan rantai pasokan ke warung. Bersama, kita dapat membuat dampak sosial bagi UKM ini serta bekerja beriringan dengan pemerintah ke depannya," ujar Teten.

Diketahui, dua angkatan GVV sebelumnya sukses dilaksanakan sejak 2018. Inovasi terbaru dan usaha ventura Grab telah berhasil mendorong pertumbuhan 15 startup. Sepuluh di antaranya merupakan perusahaan rintisan asal Indonesia.

Bahkan enam startup merupakan lulusan GVV Angkatan 2, seperti TaniHub, Qoala, Tamasia, Porter, Sayurbox, dan Pergiumroh. Hingga saat ini, lulusan GVV telah memberdayakan lebih dari 117.000 pengusaha mikro.

(fef)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK