Sistem Pertahanan Taiwan Jadi Andalan Hadapi Jet Tempur China

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Sabtu, 19/09/2020 23:56 WIB
Taiwan memperkuat negaranya dengan sistem pertahanan udara yang canggih untuk mengadang jet tempur yang masuk ke wilayah pertahanan. Ilustrasi. (Foto: AFP PHOTO / JACK GUEZ)
Jakarta, CNN Indonesia --

Konflik China dan Taiwan semakin memanas dalam beberapa minggu terakhir. Terbaru, dua pesawat anti kapal selam China menerobos wilayah Taiwan.

Kabar terbaru dua pesawat ini berhasil dihalau sistem pertahanan udara Taiwan.

CNNIndonesia.com merangkum fakta terkait sistem pertahanan udara yang jadi andalan Taiwan untuk halau ekspansi China.


1. I-HAWK SAM (surface to air missile)

Sistem SAM Improved HAWK (I-HAWK) tetap menjadi andalan pertahanan udara Taiwan. Ini adalah sistem pertahanan di ketinggian rendah hingga sedang dengan jarak menengah.

Sistem pertahanan ini digunakan untuk melindungi aset tetap dan bergerak dari pesawat berkecepatan tinggi. Situs standar I-HAWK terdiri dari radar akuisisi, radar akuisisi gelombang kontinu, radar pelacak target berkekuatan tinggi, dan enam peluncur tiga rudal.

2. Gunakan SAM buatan dalam negeri

Taipei juga menggunakan SAM yang diproduksi di dalam negeri, Tien Kung atau Sky Bow. Sistem pertahanan ini dirancang untuk menggantikan sistem NIKE-HERCULES yang baru saja dihentikan.

Tien Kung adalah sistem jarak menengah-jauh, yang dilaporkan dikembangkan dari senjata PATRIOT AS. Tien Kung-I adalah rudal berbahan bakar padat. Ini digunakan dalam dua konfigurasi: sebagai sistem bergerak atau sebagai sistem tak bergerak yang diluncurkan dari silo.

3. Kembangkan SAM dalam negeri

Varian lanjutan, Tien Kung-II dikonfigurasikan sebagai sistem tetap, dua tahap, rel tunggal, atau peluncuran silo. Senjata ini digunakan untuk akuisisi target, hingga pelacakan.

4. Beli senjata pertahanan versi baru yang digunakan dalam Operasi Badai Gurun AS

Taiwan juga membeli Modified Air Defense System (MADS) dari AS , varian yang ditingkatkan dari sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) PATRIOT yang digunakan selama Operasi Badai Gurun.

Dilansir dari FAS, MADS tiba di Taiwan pada tahun 1997, dikerahkan di sekitar kota Taipei yang padat penduduk.

5. Kembangkan senjata terbaru sistem senjata jarak dekat CIWS

Dilansir dari Taiwan News, Angkatan Udara Taiwan telah mempercayakan Institut Sains dan Teknologi Chung-Shan Nasional (NCSIST) untuk mengembangkan CIWS.

NCSIST menunjukkan bahwa jika sistem pertahanan udara yang diinginkan Angkatan Udara murni untuk tujuan pertahanan titik, maka CIWS yang sebelumnya dipasang di kapal perang kelas Yang Tzu milik Angkatan Laut dapat ditempatkan truk.

Lembaga tersebut menyebutkan bahwa mereka telah melengkapi stasiun radar Songshan Angkatan Udara dengan CIWS yang semula dipasang pada kapal Angkatan Laut.

(mik)

[Gambas:Video CNN]