Debat Capres, Trump Disebut Rasis Salahkan Pandemi ke China

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 10:08 WIB
Debat capres AS riuh dikomentari netizen, mereka sebut Trump Rasis karena terus salahkan China terkait pandemi Covid-19. Debat capres AS antara Joe Biden dan Donald Trump (Jim WATSON and SAUL LOEB / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Debat perdana calon presiden Amerika Serikat antara calon petahana Donald Trump dengan Joe Biden menjadi trending topic dunia.

Tagar #Debates2020 menggema di tangga terpopuler Twitter dunia. Sejak dilangsungkan pukul 08.00 WIB, perbincangan mengenai debat capres AS sudah tembus lebih dari 1,6 juta perbincangan.

Selain itu, beberapa topik terpopuler Twitter juga terkait dengan debat ini, diantaranya topik yang mengangkat soal Biden, China Plague, Moderator, Will You Shut Up Man.


Biden menjadi salah satu yang populer dibicarakan seperti dicuitkan akun @jchaltiwanger. Menurutnya, Biden adalah calon presiden pertama yang menyatakan penantangnya, yakni Trump sebagai seorang yang rasis. Dia mengatakan hal itu belum pernah terjadi dalam debat capres AS sebelumnya.

"Tidak pernah ada debat presiden di mana satu kandidat secara kredibel menyebut kandidat lain "rasis" di hadapan mereka. Itu bersejarah," kicau @jchaltiwanger.

Sementara itu, akun @theyearofelan menyesalkan Trump terus menyalahkan Biden atas segala hal yang terjadi selama kepemipinannya.

"Sangat liar bahwa Trump terus menyalahkan Biden atas hal-hal yang terjadi selama Trump menjadi presiden," ujar @theyearofelan.

China Plague atau wabah China digunakan Trump untuk menyebut pandemi virus corona yang saat ini terjadi. Penggunaan kata ini membuat sejumlah netizen geram lantaran dianggap rasis.

"Wabah Tiongkok" adalah rasisme terbuka yang menghancurkan kehidupan nyata. Itu menghancurkan kehidupan. Itu memicu kekerasan. Ini bukan hal kecil," cuit KristaVernoff.

Sementara terkait topik moderator, banyak yang menyayangkan moderator yang dianggap tak mampu mengendalikan debat.

"Itu adalah debat Presiden tipe TV Republik, satu-satunya perbedaan adalah moderator di sini yang diintimidasi oleh para tamu," cuit akun @greatbong.

Akun @H2Palombo memberikan meme bagimana reaksi agresif Trump dan Biden ketika moderator hendak mengatur jalannya debat.

Agresivitas para peserta debat membuat netizen juga mengusulkan agar moderator debat capres AS berikutnya diberi kuasa untuk mematikan mikrofon dari salah satu kandidat, saat kandidat lain sedang berbicara.

Akun @TheJessieWoo mengatakan Trump adalah sosok pembohong ketika berbicara tentang kerusuhan yang terjadi saat AS dipimpin oleh mantan presiden Barack Obama.

"Satu-satunya kerusuhan yang terjadi di bawah kepresidenan Barack Obama adalah ketika orang kulit putih membakar kota mereka setelah pertandingan bisbol yang tidak menguntungkan. Trump adalah pembohong," kicau @TheJessieWoo.

Tak hanya negara lain yang membicarakan debat capres AS. Warganet di Indonesia juga ikut berkomentar tentang jalannya debat itu. Salah satunya adalah @ikramarki.

Dia berkata melihat debat capres AS seperti melihat dua orang bapak-bapak sedang bertengkar.

"Liat debat trump vs biden kayak ngeliat bapak-bapak yang berantem nyolot-nyolotan gara-gara salah satunya abis bakar sampah terus asapnya ke rumah bapak yang satunya," kicau @ikramarki.

Sedangkan @djaycoholyc mengaku baru mengetahui AS akan menyelenggarakan pemilu kembali. Dia tidak menyadari Trump sudah hampir empat tahun.

"Buset udah debat Capres aja ya. Ga berasa Trump dah mau 4 tahun," kicau @djaycoholyc.



(jps/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK